AMALI, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Ikatan Mahasiswa Wija To Amali (IMWA) Universitas Muhammadiyah Bone menggelar aksi sosial berupa kegiatan bersih masjid di Desa Mattaropurae, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, pada akhir pekan ini.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanda Topan Arya Harahap, S.Pd., yang mengoordinasikan seluruh anggota IMWA untuk bersama-sama membersihkan area masjid, mulai dari ruang utama salat, karpet, jendela, mimbar, hingga tempat wudhu dan halaman sekitar. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan.
Dalam arahannya, Kanda Topan Arya Harahap, S.Pd. menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial.
“Kami ingin memastikan masjid dalam kondisi bersih dan nyaman sebelum Ramadan tiba. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan ini adalah bentuk kontribusi kecil kami untuk masyarakat Mattaropurae,” ungkapnya.
Sejak pagi hari, puluhan mahasiswa tampak antusias bergotong royong bersama warga. Suasana kebersamaan begitu terasa, mencerminkan nilai-nilai ukhuwah dan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Mattaropurae memberikan apresiasi atas inisiatif IMWA yang dinilai mampu membangun semangat kebersamaan generasi muda dalam kegiatan positif dan religius. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan teladan dalam membangun kepedulian terhadap rumah ibadah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi program berkelanjutan IMWA sebagai organisasi daerah yang mewadahi mahasiswa asal Amali di lingkungan kampus. Dengan semangat “Wija To Amali”, para mahasiswa bertekad untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi daerah asalnya.
Menjelang Ramadan, masjid kini tampak lebih bersih, rapi, dan siap menyambut jamaah untuk menjalankan ibadah tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa peran mahasiswa tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga di tengah masyarakat menebarkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat menyambut bulan penuh berkah. (*)








