Mutawalli Berharap Pemkab Bone Hadirkan Kandang Ayam dan Bebek Petelur di Desa-desa

oleh -152 x dibaca

KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kepala Desa Matajang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Mutawalli, berharap Pemerintah Kabupaten Bone dapat mendorong kehadiran usaha kandang ayam dan bebek petelur di desa-desa, khususnya bagi desa yang hingga kini belum memiliki usaha peternakan unggas yang terkelola dengan baik.

Menurutnya, peternakan ayam dan bebek petelur memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat desa. Namun hingga saat ini, pengembangan peternakan unggas belum merata karena masih banyak desa yang belum memiliki sarana maupun pengetahuan untuk memulainya.

“Harapannya pemerintah kabupaten bisa mendorong agar di setiap desa ada kandang ayam atau bebek petelur. Ini bisa menjadi peluang usaha dan tambahan pendapatan masyarakat,” ujar Mutawalli. Saat ditanyai Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:  Wujudkan Sinergitas TNI-Polri dan Kelurahan Melaksanakan Kerja Bakti di Pasar Apala 

Ia menilai, dorongan tersebut tidak harus selalu melalui program besar. Pemerintah kabupaten cukup memberikan pelatihan dan pendampingan secara berkala, sehingga desa dapat mengelola usaha peternakan unggas melalui BUMDes atau kelompok masyarakat.

Selain menghadirkan usaha di desa yang belum memiliki, Mutawalli juga berharap pengelolaan kandang unggas yang sudah ada dapat terus ditingkatkan, terutama dalam hal kebersihan, kesehatan ternak, serta pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar.

“Yang belum ada perlu dihadirkan, yang sudah ada perlu ditingkatkan. Kalau pengelolaannya baik, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat desa,” jelasnya.

BACA JUGA:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Anshar Dusun Cinennung

Ia berharap, dengan pemerataan dan pengelolaan yang lebih baik, usaha kandang ayam dan bebek petelur dapat menjadi penggerak ekonomi desa di Kabupaten Bone. (Aff)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.