Pengairan Tak Berfungsi, Petani Desa Selli Bertaruh Musim Tanam

oleh -349 x dibaca

BENGO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Di tengah tidak berfungsinya pengairan akibat tanggul jebol, sebagian petani di Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone tetap memilih menanam padi. Salah satunya Pak Usman, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Manennungeng.

Usman mengatakan, kondisi pengairan yang bermasalah membuat hanya sekitar 50 persen petani yang berani menanam pada musim tanam tahun ini. Selebihnya memilih menunggu karena keterbatasan air dan tingginya risiko gagal panen.

“Saat ini petani hanya mengandalkan air bor bantuan pertanian dari Pemerintah Kabupaten Bone, selain itu juga berharap pada hujan, tapi curahnya tidak menentu,” ujarnya. Saat ditemui Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:  Pembagian BLT DD Pemerintah Desa Awo Tahun 2023

Selain persoalan air, petani juga dihadapkan pada mahalnya biaya tanam dan keterbatasan pupuk. Karena itu, petani sangat bergantung pada kepastian harga gabah saat panen.

Menurut Pak Usman, jika harga gabah berada di angka Rp6.500 per kilogram, petani masih bisa memperoleh keuntungan. Namun, jika harga turun di bawah angka tersebut, setelah dikalkulasi dari awal tanam hingga panen, petani hanya akan balik modal.

Ia berharap adanya inovasi dan perhatian lebih dari pemerintah untuk menunjang produksi padi, agar petani tetap bertahan dan produktivitas pertanian di Kabupaten Bone dapat meningkat. (Aff)

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan KPPS Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Minta KPPS Bekerja Profesional saat bertugas di TPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.