BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Bakat memang kerap menemukan jalannya sendiri. Begitulah kisah A. Muhammad Rhevan Aditya Yudha, siswa SMA Negeri 3 Bone, yang kini menjadi salah satu harapan baru cabang olahraga akuatik Kabupaten Bone menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2026.
Remaja kelahiran Bogor, 14 April 2009 itu saat ini tercatat sebagai siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bone merupakan Putra Ketiga dari pasangan Letkol Inf. Tito Bernadin dan A. Padauleng, S.STP., M.Si Kabag Ekonomi Setda Bone. Di usianya yang baru 16 tahun, Rhevan telah menunjukkan potensi besar sebagai atlet renang yang siap memperkuat kontingen Bumi Arung Palakka.
Perjalanan Rhevan di dunia akuatik bermula secara sederhana dari sebuah hobi. Sejak kecil, ia terbiasa berenang bersama dua saudaranya. Tanpa rencana menjadi atlet, bakat alaminya justru tertangkap oleh pelatih Bone Swimming Club (BSC) yang melihat kemampuan dasar Rhevan saat berenang.
“Awalnya hanya hobi. Dari kecil memang ketiga anak saya suka berenang. Lalu secara tidak sengaja ditemukan oleh Bone Swimming Club dan mulai dilatih, terutama tekniknya,” ungkap ibu Rhevan, A. Padualeng, S.STP., M.Si mantan Camat Ulaweng ini.
Sejak bergabung dengan BSC, kemampuan Rhevan berkembang pesat. Pembenahan teknik dan latihan terstruktur membuat catatan waktunya terus menunjukkan peningkatan. Hasilnya, Rhevan mulai tampil di berbagai kejuaraan dan mencatatkan prestasi membanggakan.
Pada Event Anging Mamiri untuk kawasan Indonesia Timur tahun 2024, Rhevan berhasil meraih medali perunggu pada nomor gaya bebas. Sementara pada kejuaraan Renang yang digelar baru-baru ini, ia finis di posisi keempat nomor gaya punggung, bersaing ketat dengan perenang yang usianya lebih senior.
“Kalau dilihat dari catatan waktunya, dia sangat bagus. Untuk atlet lokal, hampir semua catatan waktunya tertinggi di nomor empat gaya, meskipun spesialisasinya memang mulai terlihat di gaya tertentu,” tambah Padualeng.
Dengan postur yang masih akan berkembang dan usia yang relatif muda, Rhevan dinilai memiliki masa depan cerah. Tim pelatih pun menaruh harapan besar, menjadikannya salah satu atlet yang diproyeksikan matang saat Porprov 2026 digelar.
Kini, Revan tidak hanya membawa nama sekolah dan klub, tetapi juga harapan masyarakat Bone. Dari kolam renang tempat hobi bermula, ia terus berenang menuju panggung prestasi yang lebih besar membawa semangat generasi muda Bone untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. (Ag)








