BLUD Puskesmas Barebbo Gelar Survei Kecacingan di MI Arrahman Pajekko

oleh -476 x dibaca

BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka mengetahui perkembangan dan efektivitas program POPM (Pemberian Obat Pencegah Massal) kecacingan yang telah dilaksanakan selama lima tahun berturut-turut, BLUD Puskesmas Barebbo menggelar kegiatan survei kecacingan pada Senin (17/11/25). Survei ini dilakukan melalui pengambilan sampel feses pada murid kelas 1, 2, dan 3 di MI Arrahman Pajekko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui prevalensi terkini penyakit kecacingan pada anak usia sekolah sebagai dasar evaluasi program dan perencanaan intervensi lanjutan.

Kepala BLUD Puskesmas Barebbo, Sriyanti, S.Kep., Ns, mengatakan bahwa survei ini merupakan langkah penting untuk melihat capaian program POPM selama ini.

BACA JUGA:  Rapat Komite Persiapan Penamatan Murid Kelas VI SDI 10/73 Tanete

“Survei kecacingan ini dilakukan untuk mengetahui apakah pemberian obat pencegah massal yang selama lima tahun kita jalankan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka kecacingan. Data hasil survei akan menjadi acuan dalam merumuskan strategi kesehatan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran sekolah sangat membantu dalam kelancaran kegiatan ini, terutama dalam hal pendataan dan pendampingan murid selama proses pengambilan sampel.

Sementara itu, Kepala MI Arrahman Pajekko, Muh. Said, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya.

“Kami sangat mendukung upaya Puskesmas Barebbo dalam menjaga kesehatan peserta didik. Survei ini sangat penting agar kita mengetahui kondisi kesehatan anak-anak sejak dini, khususnya terkait penyakit kecacingan yang sering tidak disadari gejalanya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Panwascam Ponre Sukses Melantik Panwaslu Kelurahan/Desa

Ia berharap hasil survei ini dapat menjadi dasar peningkatan edukasi dan tindakan pencegahan di lingkungan sekolah.

Kegiatan pengambilan sampel berlangsung tertib dan melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Barebbo, guru, serta pendamping kelas. Hasil survei selanjutnya akan dianalisis untuk mengetahui tingkat prevalensi kecacingan di wilayah kerja Puskesmas Barebbo sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.