Literasi Statistik Indikator Makro: BPS Sinjai Memuji Pemkab Sinjai

oleh -417 x dibaca
Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin

SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap data dan statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai mengundang pihak Pemkab Sinjai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya pengelola statistik sektoral daerah, seperti Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, Dinas Sosial, Dinas Tanaman Pangan, Balitbangda, dan lainnya. Kegiatan tersebut dikemas dengan nama Literasi Statistik Indikator Makro yang digelar di aula kantor BPS Sinjai, Jumat (7/011/2025) pagi.

Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin didampingi para Statistisi BPS Sinjai melalui kesempatan tersebut memaparkan sejumlah indikator makro di Kabupaten Sinjai meliputi perkembangan ekonomi di antaranya Produk Domestik Regional Bruto, inflasi, Indeks Pembangunan Manusia, produksi padi, Indeks pembangunan Gender, dan angka kemiskinan.

BACA JUGA:  Pemkab Bone Perkuat Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Dari beberapa indikator tersebut, Kabupaten Sinjai masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Selatan. Salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kabupaten Sinjai ketiga terendah, namun dalam perkembangannya mengalami peningkatan 0,86 persen dari tahun 2023 ke 2024 yang mencapai 71,81 persen.

Literasi Statistik Indikator Makro BPS Sinjai yang dihadiri perwakilan beberapa OPD Pemkab Sinjai

“IPM Sinjai itu agak bagus, sebenarnya kalau di ukur di tahun 2025 ini, paling tinggi sebenarnya peningkatannya (se-Sulsel) tapi kalau di garis trend ya artinya dari beberapa kabupaten/kota bergerak juga, awal standarnya kita kemarin IPM Sinjai memang agak rendah jadi biar trendnya naik paling tinggi di tahun ini tetap menempati posisi yang (rendah) karena memang rendah sekali awal startnya,” ungkap Syamsuddin.

BACA JUGA:  Sambut Bulan Suci Ramadan, IMWA Bone Baksos Bersih-Bersih Masjid 

Sementara dalam hal angka kemiskinan, Syamsuddin memuji upaya kebijakan Pemkab Sinjai sejauh ini sehingga persentase penduduk miskin di triwulan terakhir tahun 2025 ini berada di angka 7,41 persen atau 18,44 ribu jiwa. Angka tersebut turun 0,41 persen dari 2024 yang mencapai 7,82 persen.

Secara keseluruhan, Syamsuddin menilai ekonomi Kabupaten Sinjai bertumbuh dengan baik.

“Kalau memang sudah ada programnya (OPD) di tahun ini bagus yang menurunkan angka kemiskinan,  apa salahnya ke depan lebih ditingkatkan lagi tapi dari sisi programnya (Pemkab Sinjai) semua bagus karena diukur dari pertumbuhan ekonominya Sinjai naik, dari angka IPMnya naik jadi kalau diukur dari semua indikator itu ya pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Sinjai berhasil,” papar Syamsuddin.

BACA JUGA:  Gunakan HP Saat Berkendara, Dua Pengendara Ditindak Polantas Bone di Ops Patuh

Syamsuddin mengharapkan agar kegiatan Literasi Statistik ini dapat menjadi gambaran bagi Pemkab Sinjai untuk terus meningkatkan pembangunan daerah di berbagai sektor. (LSee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.