WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone di tingkat nasional. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Bone, yang diketuai oleh Hamsidar, berhasil meraih pendanaan PKM Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Program inovatif bertajuk “Dari Ladang ke Sekolah: Wujudkan School Farming dengan Substrate Hydroponic Alternatif di SD Inpres 4/82 Manera” ini bermitra dengan SD Inpres 4/82 Manera, didampingi oleh dosen pembimbing Dr. Muhammad Ali, S.T., M.Pd. Melalui kegiatan ini, tim menghadirkan teknologi pertanian sederhana berbasis hidroponik dengan memanfaatkan substrat limbah lokal seperti cangkang burungeng dan arang bambu. Inovasi tersebut tidak hanya memberi nilai tambah pada pekarangan sekolah yang sebelumnya belum produktif, tetapi juga menanamkan pola pikir berkelanjutan dan memperkuat literasi ketahanan pangan di kalangan siswa sekolah dasar.
Ketua tim Hamsidar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan ini. Ia menegaskan bahwa program school farming bukan hanya menanam sayuran, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan, semangat gotong royong dan kreativitas dalam memanfaatkan potensi lokal.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas lolosnya program ini. School farming bukan sekadar kegiatan menanam, tetapi juga edukasi karakter dan wawasan lingkungan bagi anak-anak sekolah dasar. Harapan kami, inovasi ini bisa menjadi contoh dan terus berkelanjutan di sekolah lain,” ujar Hamsidar, Senin (7/7/2025).
Pihak tim juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Belmawa Kemendiktisaintek melalui platform Simbelmawa yang telah memberi kepercayaan serta pendanaan program ini dan kepada Epicentrum Universitas Muhammadiyah Bone atas dukungan dalam memperkuat kapasitas proposal. Tidak lupa penghargaan diberikan kepada Dr. A. M. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd. atas arahan dan bimbingannya selama proses persiapan hingga pendanaan diperoleh.
Perjalanan menuju pendanaan tidaklah mudah. Tim School Farming melewati seleksi ketat mulai dari penyusunan proposal, verifikasi mitra, hingga penilaian nasional oleh reviewer. Dengan dukungan pendanaan, tim akan melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan instalasi hidroponik, produksi media tanam berbahan limbah lokal, budidaya sayuran sehat, serta promosi hasil kebun bersama warga sekolah. Program ini diharapkan memberi dampak positif yang nyata, memperkuat budaya circular economy, meningkatkan ketahanan pangan dan menjadi inspirasi pengembangan proyek serupa di sekolah lain Kabupaten Bone.
Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian mahasiswa.
“Kami sangat bangga terhadap prestasi Tim School Farming. Inovasi semacam ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone mampu menciptakan solusi nyata, relevan dan bermanfaat untuk masyarakat. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain agar terus berkarya dan mengharumkan nama kampus,” ungkapnya.
Prestasi ini semakin memperkokoh reputasi Universitas Muhammadiyah Bone dalam kompetisi PKM tingkat nasional. Ke depan, kampus berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya gagasan kreatif mahasiswa sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun Indonesia.
Atas keberhasilan ini, Tim School Farming bersama seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bone menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dit. Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia atas kepercayaan, kesempatan, serta dukungan penuh dalam pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2025. (*)









