Debat Kedua Pilkada Sinjai: Penguatan SDM, Keempat Paslon Tawarkan Program Unik

oleh -805 x dibaca

SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM– KPU Kabupaten Sinjai telah melaksanakan dua kali debat dan keduanya berjalan dengan sukses tanpa ada gangguan maupun kericuhan.

Debat kedua kembali berlangsung di Gedung Pertemuan Sinjai, Jalan Persatuan Raya Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara yang dimulai pada pukul 09.00 Wita dan berakhir pukul 12.30 Wita, Kamis (14/11).

Debat dipandu moderator yang sama yaitu Annisa Husnuzhan dan kali ini dengan lima panelis yang berbeda dari debat pertama. Mereka adalah Prof. Muhammad Rinaldy Bima, Prof. Aminuddin Syam, Dr. Hasrullag, Dr. Syamsulrijal, dan Dr. Sulkifli Sultan.

BACA JUGA:  Luar Biasa, AYP Gelar Diklat 3 In 1 "Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Ikan" Untuk Mahasiswa UNSIMA Bone

Keempat Pasangan Calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Sinjai yaitu, Paslon Nomor 1 Muzayyin Arif- Andi Ikhsan Hamid (MAIKI), Paslon Nomor 2 Ratnawati Arif-Andi Mahyanto Mazda (RAMAH), Paslon Nomor 3 Nursanti-Lukman H. Arsal (SANTUN), dan Paslon Nomor 4 Andi Kartini Ottong-Muzakkir (BERAKARMI) saling adu gagasan untuk Sinjai lima tahun ke depan.

Di debat publik kedua ini, mengangkat tema “Tata Kelola Pemerintahan, Penegakan Hukum dan Penguatan Sumber Daya Manusia. Keempat paslon menampilkan beberapa visi misi yang unik dan inovatif khususnya bidang penguatan SDM, seperti Paslon BERAKARMI mengusung program 1 tahfidz 1 desa dan seragan sekolah gratis tidak hanya untuk sekolah negeri namun juga swasta.

BACA JUGA:  Hormati Politisi Senior, Andi Muhammad Fadel Caleg Muda Gerindra Sambangi Kediaman Muh. Amir

Sementara Paslon SANTUN menjanjikan akan memberikan promosi bagi pegawai berbasis kinerja dan pemberian uang lembur bagi pegawai.

Selanjutnya, Paslon RAMAH bertekad mengatasi pengangguran dengan membuka balai latihan kerja serta rumah-rumah kreatif dan digital dalam membina keterampilan anak-anak Sinjai.

Adapun MAIKI menyebutkan salah satu program penguatan SDM yaitu Pendekar Bugis atau pendidikan karakter berbasis budaya dan agama Islam serta akan mengadakan Sinjai Got Talent atau pencarian bakat anak di desa-desa untuk mencetak 1000 cendekiawan baru. (LSee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.