Mahasiswa UNIM Bone Lahirkan Bisnis Baru Melalui Inovasi Ikan lokal Bale Nasu Pametti menjadi Abon

oleh -1,155 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Program kreativitas mahasiswa skema kewirausahaan kembali membuahkan hasil gemilang. Kali ini, kelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone berhasil menciptakan inovasi kuliner yang memukau dengan judul Abang Suti: Inovasi Food Convergence Abon Moringa Nasu Pametti sebagai Solusi Alternatif Eradikasi Stunting. Melalui sinergi antara kreativitas dan kewirausahaan, mereka tidak hanya menciptakan produk baru, tetapi juga membuka peluang bisnis yang menjanjikan.

Program kreativitas mahasiswa skema kewirausahaan yang digelar oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristekdikti bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk berpikir out-of-the-box dan mengembangkan ide-ide inovatif menjadi bisnis nyata. Tim PKM-K, yang terdiri dari mahasiswa berbakat yang dipimpin oleh A. Iin Wahyu Ningsih sebagai ketua Tim, Sulva Fitriani (Anggota 1), dan Irmawati (Anggota 2) dengan dosen pendamping Dr. A. M. Irfan Taufan Asfar, MT., M.Pd. Dalam upaya untuk menghasilkan inovasi yang menggabungkan budaya lokal dan permintaan pasar, tim mahasiswa ini memutuskan untuk mengubah hidangan tradisional Sulawesi Selatan, Bale Nasu Pametti, menjadi abon. Ide ini muncul dari keinginan untuk memberikan alternatif sehat dan lezat bagi masyarakat yang ingin mencicipi cita rasa Nasu Pametti dengan cara yang berbeda.

BACA JUGA:  Gladi Bersih ANBK 2024 di SDI 10/73 Mappesangka 

Berdasarkan rilis diterima, Jumat (03/04/2024) Tim mahasiswa tidak hanya menciptakan resep baru, tetapi juga merancang strategi kewirausahaan yang solid. Mereka memulai dengan riset mendalam tentang proses pengolahan ikan menjadi abon dan menciptakan formula bumbu yang sempurna. Kemudian, dengan dukungan dari program kreativitas mahasiswa skema kewirausahaan , mereka mengembangkan rencana bisnis, strategi pemasaran, dan analisis pasar yang matang. Keberhasilan program ini tidak hanya berkat kerja keras tim PKM dan dosen pendamping, namun juga berkat bantuan serta arahan dari berbagai pihak.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bone beserta Wakil Rektor, Pengelola Epicentrum PKM UNIM Bone, dan khususnya Dr. A. M. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd., dan Dr. A. M. Iqbal Akbar Asfar, M.T., M.Pd., dan Andi Nuranisa S.Pd telah memberikan kontribusi berharga dalam menjalankan program ini.

BACA JUGA:  Muhammad Ramli Dimata Pimpinan Pondok Pesantren Darul Huffadh Tuju-Tuju

Keberhasilan tim mahasiswa ini memberikan inspirasi kepada para mahasiswa lain untuk berani menciptakan peluang dalam dunia wirausaha. Melalui kombinasi inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan, mereka telah membuktikan bahwa perubahan kecil pada makanan tradisional dapat menghasilkan bisnis yang menjanjikan.

Inovasi ikan Nasu Pametti menjadi Abon yang lahir dari program kreativitas mahasiswa skema kewirausahaan adalah contoh nyata bagaimana semangat inovasi dan kewirausahaan dapat mengubah paradigma kuliner tradisional menjadi bisnis yang sukses. Keberanian mahasiswa dalam berkreasi membuka jalan untuk pengembangan bisnis yang berkelanjutan dan penuh potensi di masa depan. (*)

BACA JUGA:  Tanamkan Nilai Religi, UPT SD Inpres 10/73 Waetuwo Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.