Literasi Al-Qur’an Sarana Pembentukan Karakter Pelajar SMPN 2 Barebbo

oleh -1,102 x dibaca

BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Literasi diartikan sebagai kemampuan berbahasa yang mencakup kemampuan membaca, menulis, menyimak, berbicara, serta kemampuan berfikir yang menjadi elemen literasi. Literasi juga bisa diartikan sebagai melek huruf, kemampuan baca tulis.

Pada dasarnya, literasi berawal sejak diturunkannya wahyu Al-Qur’an yang pertama yaitu Iqra’ yang artinya bacalah. Istilah literasi selalu terkait dengan hal ini, maka literasi secara luas juga dijelaskan dalam Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa literasi dan Al-Qur’an saling berkaitan, dimana literasi merupakan salah satu dari pembelajaran Al-Qur’an.

Salah satu program gerakan literasi di SMPN 2 Barebbo adalah literasi Al-Qur’an. Setiap hari jumat Minggu 1 dan 3 Seluruh pelajar kelas VII-IX untuk di depan kelas masing-masing melaksanakan literasi Al-Qur’an, Jumat (23/02/24).

BACA JUGA:  Hardiknas Tahun 2025, SDI 6/75 Letta Tanah Juara 1 Lomba Kebersihan Tingkat Kecamatan Sibulue dan Juara 5 Lomba TUS Tingkat Kabupaten

Dengan adanya kegiatan literasi Al-Qur’an ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan pelajar dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan hidup. Literasi Al-Qur’an juga sangat berperan dalam menumbuhkan budaya baca semoga dapat meningkatkan iman dan taqwa serta akhlak mulia melalui pendidikan dan literasi Al-Qur’an.

Kepala SMPN 2 Barebbo Hj.Musliha,S. S,S. Pd, S.E, M. Pd mengatakan, “kegiatan ini meningkatkan iman dan pengetahuan dari setiap pelajar. Jadi kalau mereka sudah tamat, mereka punya modal keimanan dan ketakwaan. Setidaknya keluar dari sekolah mereka memiliki akhlak yang baik,” ucapnya.

BACA JUGA:  Murid SDI 12/79 Wollangi Raih Juara 2 Pidato Putri di Ajang FTBI 2024 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat

Hj.Musliha menyebut, literasi Al-Quran yang rutin dilakukan saat ini diantaranya membaca ayat suci selama 10 menit atau membaca ayat kursi sebelum pembelajaran dimulai di kelas setiap awal pembelajaran. Tak hanya membaca Al-Quran pelajar juga diajarkan baca tulis bagi yang belum bisa hingga menjadi bisa.

Lebih lanjut Hj.Musliha mengatakan Kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap Setiap hari jumat Minggu 1 dan 3, bahkan setiap jam pertama sebelum pembelajaran dimulai. Dirinya berharap dengan program literasi Al-Quran, bisa terus dilaksanakan dan menjadi budaya cinta Al-Quran.

BACA JUGA:  Warna-Warni Budaya Guru SDI 12/79 Cellu I Tampil Kompak dengan Baju Adat di HJB ke-695

“Ini juga akan jadi modal bagi pelajar menjalani hidupnya kelak, paling tidak dia bisa memahami kitab sucinya, sehingga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.