PATIMPENG, TRIBUNBONEONLINE.COM–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone kembali lahirkan inovasi baru dengan memanfaatkan limbah bonggol pisang. Selama ini bonggol pisang dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki manfaat samasekali, tapi tidak dimata mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone yang dikenal sebagai mahasiswa seribu inovasi.
Tim ini diketuai oleh Andi Reski Handayani jurusan Pendidikan Matematika angkatan 2022 dengan anggota sebanyak dua orang yaitu Nurafifa Salsabila jurusan Pendidikan Biologi angkatan 2021, dan Faisal Septiwan jurusan Pendidikan Matematika angkatan 2022.

Salah satu inovasi baru yang dilahirkan oleh mahasiswa UNIM adalah mengkonversi limbah bonggol pisang menjadi pupuk organik cair sebagai perangsang buah pada tanaman dan juga kompos yang digunakan sebagai media tanam.
Bukan tanpa sebab, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone mengolah limbah bonggol pisang sebagai pupuk organik cair dan media tanam, tentunya mahasiswa melihat keperluan dari masyarakat disekitarnya dan melihat potensi bahan baku yang akan digunakan. sebagai bahan utama pembuatan produk.
Salah satu masyarakat, Radia menyatakan bahwa permasalahan limbah bonggol pisang yang terus bertambah di Desa Talabangi Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone telah menarik perhatian banyak pihak. Sumber utama masalah ini adalah praktik budidaya pisang yang luas dikalangan warga desa, yang menyebabkan akumulasi besar bonggol pisang dan berpotensi mengganggu lingkungan serta kesehatan masyarakat dan dapat mengurangi nilai estetika pada Lingkungan.
Selain itu, permasalahan lain yang diungkapkan adalah semakin mahalnya pupuk dan adanya regulasi pemerintah yang membatasi pupuk bersubsidi pada tanaman tertentu serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai media tanam yang baik untuk digunakan pada tanaman.
Ketua Tim mengatakan, dari permasalahan itulah yang memberika mahasiswa semangat untuk membantu masyarakat/mitra melalui program PKM-PM. Program ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
“PKM Pengabdian kepada Masyarakat memberikan wawasan luas kepada Mahasiswa untuk membagi pengetahuannya kepada masyarakat dalam menangani permasalahan-permasalahan yang terjadi di desa mitr,” katanya Rabu, 11 Oktober 2023. (Irfan)









