Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar CKG CERDAS di Desa Otting, Dorong Deteksi Dini Penyakit melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis

oleh -35 x dibaca

SIDRAP, TRIBUNBONEONLINE.COM– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Posko Desa Otting melaksanakan program Kelompok “CKG CERDAS: Cek Kesehatan Gratis, Cegah Penyakit Sejak Dini” di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 

Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan disampaikan Muh. Zulmi Ramadhani, Koordinator Desa KKN-PK Universitas Hasanuddin Posko Desa Otting. Ia menjelaskan, program CKG CERDAS dilaksanakan secara bertahap untuk mendekatkan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

 

“Pelaksanaan CKG CERDAS dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan dengan lebih mudah. Kami juga menyesuaikan lokasi dan waktu kegiatan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Otting,” ujar Muh. Zulmi Ramadhani.

 

Kegiatan CKG CERDAS dilaksanakan pada 17 Juli 2026, 25 Juli 2026, 1 Agustus 2026, dan 7 Agustus 2026. Tim melaksanakan kegiatan di beberapa lokasi, yaitu salah satu rumah warga, Kantor Desa Otting, wilayah Dusun 1 melalui kunjungan door to door, serta Masjid Nurul Huda Salowarekkeng di Dusun 2. Pemilihan beberapa lokasi tersebut dilakukan untuk mendekatkan layanan pemeriksaan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Terima Kunjungan Tim Monev Kampung Tertib Lalulintas

 

Menurut Muh. Zulmi Ramadhani, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui koordinasi dengan Puskesmas, Pemerintah Desa, kepala dusun, dan kader kesehatan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menentukan sasaran, lokasi, jadwal, serta mekanisme pemeriksaan sehingga kegiatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

 

“Koordinasi dilakukan bersama Puskesmas, Pemerintah Desa, kepala dusun, dan kader kesehatan untuk menentukan sasaran serta mekanisme kegiatan. Dengan adanya koordinasi tersebut, pelaksanaan pemeriksaan dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat di setiap wilayah,” jelasnya.

 

Sebelum pemeriksaan dilakukan, mahasiswa KKN-PK menyiapkan berbagai kebutuhan pemeriksaan, seperti formulir skrining, GCU meter, strip glukosa dan asam urat, stetoskop, sphygmomanometer, pen dan lancet, alcohol swab, pulpen, serta tempat sampah medis. Tim juga membagi tugas kepada setiap anggota untuk mendukung proses pemeriksaan dan pencatatan hasil.

 

Pada pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PK melakukan skrining tanda-tanda vital dan pemeriksaan metabolit sesuai indikasi serta fasilitas yang tersedia. Pemeriksaan tanda-tanda vital meliputi suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, dan saturasi oksigen. Tim juga melakukan pemeriksaan gula darah dan asam urat sesuai kebutuhan.

 

Sebelum pemeriksaan, peserta terlebih dahulu diberikan penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan dan diminta memberikan persetujuan secara sukarela. Setelah peserta menyetujui pemeriksaan, tim melakukan pemeriksaan kesehatan dan mencatat hasilnya pada formulir skrining. Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan kepada masing-masing peserta.

BACA JUGA:  RCBH BRI Makassar dan BO BRI Watampone Semarakkan HAB Ke-80

 

Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN-PK memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini penyakit, manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala, faktor risiko penyakit tidak menular, serta penerapan perilaku hidup sehat. Edukasi diberikan agar masyarakat dapat memahami kondisi kesehatannya dan terdorong melakukan upaya pencegahan sejak dini.

 

Muh. Zulmi Ramadhani mengatakan, pemeriksaan kesehatan tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan masyarakat pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor risiko kesehatan yang dimiliki.

 

“Kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui hasil pemeriksaannya, tetapi juga memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” katanya.

 

Peserta yang memperoleh hasil pemeriksaan di luar batas normal diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Arahan tersebut diberikan sebagai bentuk tindak lanjut agar masyarakat tidak mengabaikan hasil skrining dan dapat memperoleh penanganan lebih lanjut apabila diperlukan.

 

Pendekatan pemeriksaan langsung di lokasi masyarakat dan metode door to door menjadi salah satu strategi yang digunakan dalam program CKG CERDAS untuk memperluas jangkauan kegiatan.

BACA JUGA:  Bupati Bone Hadirkan Spirit Integritas dalam Seleksi PPPK

 

Muh. Zulmi Ramadhani menjelaskan, pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa menjangkau masyarakat yang mungkin tidak hadir apabila pemeriksaan hanya dilakukan pada satu lokasi.

 

“Melalui pemeriksaan langsung dan door to door, kami berupaya menjangkau masyarakat secara lebih luas sehingga pemeriksaan kesehatan dasar dapat lebih mudah diakses,” ujarnya.

 

Program CKG CERDAS mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, penguatan kesadaran mengenai deteksi dini penyakit, serta dorongan untuk melakukan pencegahan dan tindak lanjut terhadap faktor risiko kesehatan. Kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK, Puskesmas, Pemerintah Desa, kepala dusun, kader kesehatan, dan masyarakat.

 

Melalui program CKG CERDAS, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin Posko Desa Otting berupaya mendorong masyarakat untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Otting mengenai pentingnya deteksi dini, pencegahan penyakit, serta pemanfaatan layanan kesehatan secara tepat. (*/Asdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.