Bupati Bone Buka Festival Literasi

oleh -82 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman mengajak masyarakat untuk mendokumentasikan kisah sukses, pengalaman hidup, dan prestasi dalam bentuk tulisan agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Festival Literasi (Feslit) Kabupaten Bone Tahun 2026 di pelataran Perpustakaan Umum Daerah Bone, Kota Watampone, Senin (26/10/2026).

Festival yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bone ini mengusung tema “Literasi Mengakar, Bone Bertumbuh” dan berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bone juga mendorong agar kegiatan literasi tidak hanya terpusat di Kota Watampone, tetapi diperluas hingga ke berbagai kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Kawal Dan Pam Pemberangkatan Calon Jemaah Haji

“Kegiatan seperti ini bisa kita laksanakan di luar Kota Watampone, misalnya di Kecamatan Barebbo dan kecamatan lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Menurut Bupati, pengembangan budaya literasi harus menjadi gerakan bersama untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta mendorong masyarakat agar terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berbagi pengalaman dan kisah keberhasilan yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi orang lain.

Bupati mencontohkan keberhasilan Kedai Rakyat yang disebut memiliki pendapatan hingga ratusan juta rupiah per bulan, serta Surya Indah H. Hanafing yang dinilai berhasil membangun usaha.

Menurutnya, perjalanan para pelaku usaha tersebut dapat menjadi sumber inspirasi, terutama bagi generasi muda yang ingin merintis usaha dan membangun kemandirian ekonomi.

BACA JUGA:  Baharuddin Tinggalkan Dunia Pendidikan, Kini Hadapi Tugas Pelayanan Masyarakat di Ponre

Karena itu, berbagai pengalaman dan capaian prestasi yang inspiratif perlu ditulis, didokumentasikan, dan dipublikasikan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui penulisan buku tentang kisah sukses, pengalaman seseorang dalam menghadapi tantangan, merintis usaha, hingga meraih keberhasilan dapat menjadi sumber pengetahuan bagi generasi berikutnya.

Bupati menegaskan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berbagi pengetahuan, serta mengambil pelajaran dari pengalaman untuk meningkatkan kualitas hidup.

Hadirkan Pameran Perpustakaan Desa dan Kampus

Menurut Kadis Perpustakaan Andi Musafir, Festival Literasi ini menghadirkan stand pameran dari perpustakaan desa dan perguruan tinggi se-Kabupaten Bone.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN-T Infrastruktur Gelombang 116 Unhas Melaksanakan Pemasangan Reflektor Jalan Berbahan Pipa 

Pameran tersebut menjadi wadah bagi pengelola perpustakaan untuk memperkenalkan berbagai program, koleksi, inovasi, dan kegiatan literasi yang dikembangkan di wilayah masing-masing.

“Keterlibatan perpustakaan desa dan perguruan tinggi dapat memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan minat baca, memperluas akses informasi, serta menumbuhkan budaya belajar di tengah masyarakat,” harap Andi Musafir didampingi Muh. Arifin, S.Sos.

Festival ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pengelola perpustakaan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Melalui tema “Literasi Mengakar, Bone Bertumbuh”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, dan inovatif. (ju/dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.