Dikenal Pemberani dan Humanis, Kepala URC Resmob Polres Sinjai, Aipda Andi Mapparumpa Tutup Usia

oleh -175 x dibaca

SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kabar duka datang dari Bumi Panrita Kita Sinjai, seorang personil Polres Sinjai yang terkenal berani, tegas, dan humanis, AIPDA Andi Mapparumpa, S.H. tutup usia.

Pria yang akrab dipanggil Petta Umpa itu, menghembuskan nafas terakhirnya di UGD RSUD Sinjai , Ahad (18/10/2026).

Menurut keterangan keluarga almarhum, sebelum dilarikan ke rumah sakit, Petta Umpa mengeluhkan sakit pada bagian paru-parunya. Karena kondisinya yang terlihat pucat, sekitar pukul 10.00 Wita, istri almarhum, Andi Yasmin Yuliantina pun segera menghubungi tim layanan darurat RSUD Sinjai untuk dibawa ke rumah sakit. Meski telah mendapatkan penanganan cepat dari pihak RSUD Sinjai, namun Petta Umpa dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 Wita.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone - Ditlantas Polda Sulsel Survey Jalan Rusak

“Sebelum mengeluh sakit dadanya, dia (alm) bersiap mau mengantar anak sulungnya kembali ke Malino untuk sekolah di sana tapi istrinya melarang karena melihat kondisi almarhum pucat lalu mengeluh sakit, akhirnya tidak jadi berangkat,” ujar mertua almarhum, Hj. Jasmiah.

Pihak keluarga mengaku syok dengan kepergian almarhum yang dianggap mendadak, mengingat sebelumnya almarhum tidak pernah diketahui memiliki riwayat penyakit berat. Bahkan sebelum hari kematiannya, almarhum yang baru tiga bulan lebih memegang jabatan sebagai Kepala Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Sinjai itu, masih terus aktif melaksanakan tugas tanpa ada keluhan sakit.

BACA JUGA:  PGRI Bone Tunjukkan Soliditas dalam Konferensi Provinsi, Sinergi untuk Pendidikan Unggul

Meski telah memegang jabatan Kanit, Andi Mapparumpa diketahui tetap aktif turun ke lapangan memimpin timnya dalam melakukan pengamanan dan penertiban di masyarakat bahkan terjun langsung mengamankan para pelaku kejahatan tanpa kenal waktu.

Kesigapan dan keberanian almarhum itulah yang juga membuat keluarga besar Polres Sinjai sangat kehilangan, mengingat sosok almarhum tidak hanya berani namun juga tak segan berbaur dengan semua kalangan. Bukan hanya di kalangan internal Polres Sinjai, para jurnalis yang kerap mengekspose aksi kejahatan di wilayah Kabupaten Sinjai juga merasa kehilangan sosok almarhum yang dianggap cepat tanggap dalam memberantas aksi kriminal.

BACA JUGA:  Andi Budiharsono Raih Doktor di UNM

Almarhum yang meninggal di usia 40 tahun itu, meninggalkan satu istri, dua anak perempuan dan satu anak laki-laki. Almarhum disemayamkan di kediaman pribadinya di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara dan dikebumikan di tanah kelahirannya di Manipi, Kecamatan Sinjai Barat, Senin (19/10/2026). (LSee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.