TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM–Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Tak sekadar membersihkan lingkungan, kerja bakti yang digelar pada Jumat (16/10/2026) ini juga dirangkaikan dengan penanaman bibit sayuran sebagai langkah nyata mendorong kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Toro, Rosmiati HL., S.Sos., bersama Bhabinkamtibmas Aipda Heryawan Astaman, Babinsa Pelda Muh. Ali, serta masyarakat Lingkungan Toro. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan drainase di sepanjang Jalan Sungai Brantas, yang menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air di lingkungan permukiman.
Dengan semangat kebersamaan, aparat kelurahan, unsur TNI-Polri, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan saluran drainase. Aksi ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga.
Usai kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit sayuran berupa kangkung, terong, tomat, dan cabai kecil. Bibit tersebut merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten Bone yang dibagikan kepada masyarakat untuk mendorong pemanfaatan lahan produktif serta membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, yang turut berpartisipasi dalam upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian.
Lurah Toro, Rosmiati HL., S.Sos., menyampaikan bahwa kerja bakti merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan drainase dan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Drainase yang bersih perlu dijaga bersama agar aliran air tetap lancar. Selain itu, penanaman bibit sayuran diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Toro, Aipda Heryawan Astaman, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Menurutnya, kegiatan kerja bakti bukan hanya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, tetapi juga membangun kebersamaan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga drainase agar tidak tersumbat oleh sampah serta mempertahankan semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.
Sementara itu, Babinsa Pelda Muh. Ali mengatakan bahwa kerja bakti merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk membangun lingkungan yang lebih baik.
“Gotong royong adalah kekuatan masyarakat. Jika pemerintah, aparat, dan warga bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Kami berharap semangat seperti ini terus dipertahankan, tidak hanya dalam kerja bakti, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kelurahan Toro,” ungkapnya.
Kerja bakti yang dirangkaikan dengan penanaman bibit sayuran ini memperlihatkan bahwa pembangunan di tingkat kelurahan dapat dimulai dari langkah sederhana, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat.
Membersihkan drainase berarti menjaga kualitas lingkungan, sementara menanam sayuran berarti membuka peluang bagi keluarga untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.
Pemerintah Kelurahan Toro berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan partisipasi aktif masyarakat. Sebab, lingkungan yang bersih dan masyarakat yang mandiri tidak lahir hanya dari imbauan, melainkan dari aksi nyata dan kepedulian yang dilakukan bersama.
Toro bergerak, warga terlibat, lingkungan terawat. Semangat gotong royong inilah yang diharapkan terus tumbuh demi mewujudkan Kelurahan Toro yang bersih, sehat, dan produktif. (Tamzil)







