WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Semangat berkompetisi dan kerja keras mengantarkan murid MIN 8 Bone menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Dua murid MIN 8 Bone berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Mereka adalah Farid Atallah Adam, yang berhasil meraih peringkat 3, serta Sitti Ainun Irdina Ramadhani, yang menempati peringkat 12. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 8 Bone karena keduanya telah berjuang membawa nama madrasah dalam kompetisi di tingkat provinsi. Senin, (12/10/2026).
Meraih peringkat 3 pada kompetisi tingkat provinsi merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Prestasi Farid menunjukkan potensi murid madrasah untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan akademik di tingkat yang lebih luas.
Sementara itu, Sitti Ainun juga patut mendapatkan apresiasi atas perjuangannya hingga berhasil menempati peringkat 12. Keikutsertaannya menjadi bagian penting dari perjalanan MIN 8 Bone dalam membangun budaya berprestasi dan mendorong murid untuk terus mengembangkan potensi diri.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pembinaan dan pendampingan guru. Isma, S.Pd.I dan Mujidah selaku guru pembimbing turut berperan dalam mendampingi persiapan kedua murid menghadapi kompetisi hingga tingkat provinsi.
Mengomentari pencapaian tersebut, Isma, S.Pd.I dan Mujidah, S.Pd menyampaikan rasa bangga atas perjuangan kedua murid yang telah berusaha memberikan kemampuan terbaiknya.
“Alhamdulillah, kami bangga atas perjuangan dan pencapaian anak-anak kami dalam OMI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Meraih peringkat 3 dan 12 bukanlah hal yang mudah. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras, semangat belajar, dan keberanian untuk mencoba akan memberikan pengalaman yang sangat berharga.
Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti bermimpi. Belum sampai ke tingkat nasional bukan berarti gagal, melainkan menjadi bekal untuk melangkah lebih baik pada kesempatan berikutnya. Terima kasih telah berjuang membawa nama MIN 8 Bone. Kalian tetap menjadi kebanggaan kami,” ungkap keduanya.
Bagi guru pembimbing, capaian tersebut bukan hanya tentang peringkat, tetapi juga tentang proses belajar, kedisiplinan, ketekunan, dan keberanian murid menghadapi tantangan. Pengalaman ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan pada kompetisi mendatang.
Kepala MIN 8 Bone, Hj. Harnidah, S.Pd., M.Pd., menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong pengembangan potensi dan prestasi murid. Capaian dalam OMI 2026 ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan akademik serta memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai kemampuan dan bakatnya.
Meskipun belum berhasil melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional, hasil yang diraih kedua murid tersebut tetap menjadi pencapaian yang membanggakan. Prestasi tidak hanya diukur dari keberhasilan melangkah ke tingkat berikutnya, tetapi juga dari proses belajar, perjuangan, dan pengalaman yang diperoleh.
Pengalaman mengikuti OMI 2026 diharapkan menjadi bekal berharga bagi Farid dan Sitti Ainun untuk meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi murid MIN 8 Bone lainnya, capaian ini menjadi inspirasi bahwa kesempatan berprestasi terbuka bagi siapa saja yang mau belajar, berlatih, dan berani mencoba. Dengan dukungan guru, orang tua, dan madrasah, potensi murid diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan prestasi-prestasi baru.
Selamat kepada Farid Atallah Adam dan Sitti Ainun Irdina Ramadhani. Terima kasih kepada guru pembimbing atas pendampingan dan dedikasinya. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar MIN 8 Bone untuk terus melangkah, berkarya, dan mengukir prestasi. (*Red/Tamzil)









