Hirayana Ukir Prestasi, Murid UPT SDI 5/81 Maduri Tembus Tiga Besar FTBI Kabupaten Bone

oleh -137 x dibaca
Hj. Sudiana, S.Pd

PALAKKA, TRIBUNBONEONLINE.COM– Membawa bahasa daerah ke atas panggung prestasi bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan keberanian, penguasaan bahasa, serta kepercayaan diri untuk menyampaikan pesan di hadapan para penilai. Namun, tantangan itu berhasil dijawab Hirayana, murid UPT SDI 5/81 Maduri, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, dengan torehan prestasi membanggakan.

Hirayana sukses meraih Juara 3 kategori pidato bahasa daerah putri dalam ajang Seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Bone yang berlangsung di Aula Lamellong, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa murid dari sekolah dasar di wilayah Kecamatan Palakka mampu menunjukkan potensi dan bersaing di tingkat kabupaten.

Capaian ini bukan sekadar keberhasilan meraih posisi tiga besar. Lebih dari itu, Hirayana telah menunjukkan keberanian untuk tampil, menyuarakan bahasa daerah, dan ikut menjaga warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat. Di tengah derasnya pengaruh modernisasi, keberaniannya membawakan pidato dalam bahasa daerah menjadi pesan bahwa bahasa ibu tetap memiliki tempat penting di hati generasi muda.

BACA JUGA:  Hari Raya Idul Adha 1444 H, Eppona Indo Pipa "Makkaroba"

Kepala UPT SDI 5/81 Maduri, Hj. Sudiana, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih Hirayana. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari semangat, kerja keras, dan keberanian murid dalam mengembangkan potensi dirinya.

Ia berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Hirayana, tetapi juga mampu memantik semangat murid lainnya untuk terus belajar, berani mencoba, dan tidak takut berkompetisi. “Sebab, setiap murid memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapatkan kesempatan, pendampingan, dan dukungan yang tepat,” ujar Sudiana, Sabtu (10/10/2026).

BACA JUGA:  Karya Bakti TNI, Anggota Koramil 1407-13/Sibulue,Wujudkan Sinergitas Dan Kolaborasi TNI,Polri Dan Pemerintah Desa

Prestasi Hirayana sekaligus memperlihatkan pentingnya peran sekolah dalam menemukan dan mengembangkan bakat murid sejak dini. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga ruang untuk membangun karakter, melatih keberanian, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri. Dukungan kepala sekolah dan guru menjadi bagian penting dalam mengantarkan murid agar berani tampil serta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Festival Tunas Bahasa Ibu sendiri bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah. Melalui lomba pidato bahasa daerah, murid didorong untuk mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus memahami bahwa bahasa ibu merupakan kekayaan budaya yang harus dijaga bersama.

BACA JUGA:  Panwaslu Kajuara Lantik 55 Pengawas TPS

Bagi UPT SDI 5/81 Maduri, keberhasilan Hirayana menembus tiga besar FTBI Kabupaten Bone menjadi catatan prestasi yang patut disyukuri sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan murid. Juara tiga mungkin bukan posisi tertinggi, tetapi capaian ini telah membuktikan bahwa potensi besar bisa tumbuh dari sekolah dasar di daerah, selama diberikan ruang untuk berkembang.

Dari Maduri, Hirayana membawa pesan sederhana tetapi bermakna: prestasi tidak selalu dimulai dari panggung yang besar, melainkan dari keberanian untuk mencoba dan kesungguhan untuk terus belajar. Kini, torehan tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga besar UPT SDI 5/81 Maduri untuk terus melahirkan generasi yang berprestasi, percaya diri, dan bangga terhadap bahasa serta budaya daerahnya. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.