WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Prestasi membanggakan ditorehkan dua murid UPT SD Negeri 5 Manurunge Kecamatan Tanete Riattang dalam ajang Pencak Silat Arung Palakka Championship 2026. Menariknya, dua peraih juara tersebut merupakan saudara kandung yang sama-sama berhasil membawa pulang gelar Juara 1.
Kejuaraan Pencak Silat Arung Palakka Championship 2026 tersebut berlangsung di GOR Lapangan Merdeka Kabupaten Bone, Ahad (27/9/2026).
Dua murid UPT SD Negeri 5 Manurunge yang sukses mengukir prestasi tersebut yakni Nur Fatimah Tuzzahrah dan Muhammad Idris.
Nur Fatimah Tuzzahrah berhasil meraih Juara 1 Usia Dini 2 Putri Seni Tunggal Tangan Kosong Pool 1.
Sementara Muhammad Idris juga tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Usia Dini 2 Putra Seni Tunggal Tangan Kosong Pool 2.
Keberhasilan dua bersaudara tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan pihak sekolah. Keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi pencak silat sekaligus membawa nama baik UPT SD Negeri 5 Manurunge.
Kepala UPT SD Negeri 5 Manurunge, Darmawati, S.Pd, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih kedua muridnya tersebut.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, keberanian, serta kesungguhan dalam menjalani latihan.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Nur Fatimah Tuzzahrah dan Muhammad Idris. Keduanya merupakan saudara kandung dan sama-sama mampu meraih Juara 1. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah,” ujar Darmawati. Senin (05/10/26).
Ia mengatakan, prestasi yang diraih kedua murid tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi murid-murid yang lain untuk terus berlatih, berprestasi dan tidak takut mengikuti berbagai kompetisi. Bakat anak-anak harus terus kita dukung dan kembangkan,” katanya.
Darmawati juga memberikan apresiasi kepada orang tua serta pelatih yang telah memberikan dukungan dan pembinaan kepada kedua murid tersebut.
“Terima kasih kepada orang tua dan pelatih yang telah mendampingi serta memberikan dukungan kepada anak-anak. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan berikutnya,” tambahnya.
Prestasi Nur Fatimah Tuzzahrah dan Muhammad Idris menjadi bukti bahwa murid sekolah dasar juga mampu bersaing dan menunjukkan prestasi di bidang olahraga, khususnya seni bela diri pencak silat.
Kisah dua saudara kandung yang sama-sama berdiri di podium tertinggi tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi murid UPT SD Negeri 5 Manurunge lainnya untuk terus berlatih, berani berkompetisi dan mengukir prestasi di berbagai bidang. (Tamzil)









