Rehabilitasi Stadion Lapatau Matannatikka Bone Ditarget Rampung Awal November

oleh -46 x dibaca
H. A. Akbar

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Stadion Lapatau Matannatikka di Kabupaten Bone mulai berbenah. Fasilitas olahraga yang berada di Kelurahan Bulu Tempe itu tengah menjalani proses rehabilitasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga bagi masyarakat.

Dari sisi lapangan, perubahan mulai terlihat. Sistem sprinkler telah terpasang dan diuji untuk mendukung persiapan penanaman rumput baru. Sistem penyiraman tersebut nantinya menjadi bagian penting dalam perawatan permukaan lapangan setelah proses penanaman selesai.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd., saat meninjau stadion pada Selasa, 29 September 2026, mengatakan persiapan penanaman rumput ditargetkan segera dimulai.

“Alhamdulillah, sore hari ini Selasa, 29 September 2026 kami berada di lapangan bola Stadion Olahraga Sepak Bola Matanna Tikka Bone. Alhamdulillah, kita lihat bersama di belakang kami, pemasangan sprinkler dalam rangka persiapan penanaman rumput,” ujarnya.

Menurut Akbar, penanaman rumput direncanakan berlangsung pada pekan berikutnya dengan waktu pengerjaan sekitar 10 hari. Setelah penanaman, rumput akan memasuki masa pemeliharaan yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan.

“Insya Allah minggu depan akan penanaman rumput dan diperkirakan 10 hari penanaman rumput. Setelah itu, pemeliharaan selama kurang lebih 6 bulan,” katanya.

BACA JUGA:  Telan Kekalahan 1-3, Muda Utama FC Akui Keunggulan Paddengeng FC 

Ia menambahkan, sistem sprinkler yang telah terpasang berfungsi dengan baik dan nantinya akan digunakan untuk menjaga kondisi rumput selama masa pemeliharaan. Pembenahan Stadion Lapatau Matannatikka tidak hanya menyasar lapangan sepak bola. Lintasan balap juga masuk dalam pekerjaan rehabilitasi.

Akbar menjelaskan, lintasan tersebut akan diperbaiki menggunakan material gravel. Penambahan dan perbaikan gravel diharapkan membuat lintasan dapat dimanfaatkan untuk sejumlah cabang olahraga, termasuk atletik. “Selain lapangan bola yang diperbaiki dengan penanaman rumput, juga lintasan balap ini akan diperbaiki dengan menggunakan gravel. Jadi gravel-nya akan ditambah, diperbaiki, sehingga bisa digunakan untuk beberapa cabang olahraga termasuk atletik,” jelasnya.

Dengan demikian, stadion tidak hanya dipersiapkan sebagai arena pertandingan sepak bola, tetapi juga diharapkan dapat menunjang aktivitas olahraga lainnya.

Dari sisi tribun, Stadion Lapatau Matannatikka memiliki kapasitas yang cukup besar. Akbar menyebut kapasitas penonton diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang yang tersebar di tribun barat dan timur.

Selain perbaikan tribun, pemerintah juga menyiapkan fasilitas khusus bagi tamu VIP. “Insya Allah akan ada dibangun VIP. Nanti akan diberikan kursi VIP, ada khusus untuk kursi VIP. Dan itu bukan kursi beton, tapi ada kursi memang lipat yang disiapkan oleh pengembang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Menangi Laga 8 Besar, Perseba FC Bersama Disdik Sulsel Raih Tiket Babak Semifinal

Pembenahan tribun juga terlihat dari pekerjaan pengecatan yang sedang berlangsung. Bagian utara dan selatan tribun telah mulai dicat, sementara bagian lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Proyek rehabilitasi Stadion Lapatau Matannatikka tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, nilai kontraknya mencapai Rp2.496.441.645. Pekerjaan fisik dilaksanakan oleh CV Kembar Emas Sakti, dengan target waktu pelaksanaan selama 72 hari kalender.

Akbar mengatakan, pemerintah menargetkan keseluruhan pekerjaan dapat rampung pada awal November 2026. “Insya Allah target rampung di awal November, mungkin tanggal 1 atau tanggal 2 selesai,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan tetap dilakukan untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana. “Namun sebelumnya itu tetap kita memantau perkembangan dan situasi bagaimana pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Pengecatan tribun menjadi salah satu pekerjaan yang masih dikebut. Akbar menyebut pengecatan di sejumlah bagian telah berjalan dan diharapkan segera rampung. “Ini akan dilakukan pengecatan di semua tribun. Ini sudah kita lihat di bagian utara dan selatan sudah dilakukan pengecatan, mudah-mudahan waktu dekat ini bisa selesai,” tuturnya.

BACA JUGA:  Semarak Senam Lansia di Halaman Puskesmas Ponre, Dipandu Mahasiswa UNM

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Stadion Lapatau Matannatikka akan tampil dengan wajah yang lebih segar. Lapangan sepak bola akan dilengkapi rumput baru, sistem sprinkler siap menunjang pemeliharaan, lintasan mendapat pembenahan, sementara tribun juga menjalani pengecatan dan penataan fasilitas.

Di tengah proses tersebut, satu agenda telah dipersiapkan: stadion ini direncanakan menjadi lokasi pembukaan kegiatan.

Ketika ditanya apakah pembukaan akan digelar di Stadion Lapatau Matannatikka, Akbar menjawab tegas. “Insya Allah fix pembukaannya di sini.”

Bagi masyarakat Bone, pembenahan stadion bukan sekadar memperbaiki sebuah bangunan olahraga. Di balik rumput yang akan ditanam dan tribun yang kembali dicat, terdapat harapan agar Stadion Lapatau Matannatikka dapat kembali menjadi ruang bersama tempat masyarakat menyaksikan pertandingan, atlet berlatih dan bertanding, sekaligus menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga di Kabupaten Bone. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.