WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone resmi menggelar SPARK Fest (Sport, Art, Religion & Knowledge Festival) di Pelataran Kampus I IAIN Bone, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (26/9/2026) ini melibatkan siswa dan mahasiswa se-Kabupaten Bone dalam berbagai perlombaan di bidang olahraga, seni, religi, dan pengetahuan.
Dengan mengangkat tema “Bersaing dengan Sportif, Berkarya dengan Kreatif”, SPARK Fest menghadirkan beragam kompetisi, di antaranya futsal, voli putra, bulu tangkis, domino, Mobile Legends, orasi, lagu solo, cerdas cermat, tari kreasi, sholawat, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), fashion show, esai nasional, hingga akustik.
Selain perlombaan, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti doorprize, kuis, permainan, serta jajanan dari pelaku UMKM.
SPARK Fest secara resmi dibuka Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A., melalui prosesi penabuhan gong/ bersama perwakilan Bupati Bone dan Ketua DEMA Institut.
Pembukaan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Prof. Dr. Ridhwan, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Rahmatunnair, S.Ag., M.Ag., serta jajaran pimpinan IAIN Bone.
Dalam sambutannya, Prof. Lukman menyampaikan, SPARK Fest dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk membangun relasi, saling mengenal, sekaligus mengasah kemampuan dan potensi yang dimiliki.
Ia menambahkan, bidang olahraga, seni, dan pengetahuan dapat dikembangkan secara beriringan dengan tetap menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam kegiatan.
Ketua DEMA IAIN Bone, Muhammad Farhan menjelaskan, pelaksanaan SPARK Fest merupakan bentuk komitmen DEMA dalam menyediakan ruang bagi generasi muda Bone untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.
“Kami melihat bahwa di Kabupaten Bone banyak pemuda yang memiliki potensi di berbagai bidang. Karena itu, sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kita untuk menghadirkan wadah agar potensi tersebut dapat berkembang dan tersalurkan,” ujar Farhan. (*/dar)






