BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kesibukan bekerja bukan lagi alasan untuk mengubur keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Universitas Andi Sudirman (Uniasman) Bone kini membuka kesempatan bagi para pekerja untuk meraih gelar sarjana melalui kelas pekerja Program Studi (Prodi) S1 Administrasi Kesehatan.
Kampus Universitas Andi Sudirman yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, membuka penerimaan mahasiswa baru jalur pekerja bagi lulusan SMA, SMK, MA, maupun lulusan D1 dan D3 yang telah bekerja dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.
Kelas pekerja tersebut dirancang dengan sistem perkuliahan yang fleksibel. Perkuliahan dilaksanakan pada akhir pekan dan dapat dilakukan secara daring, sehingga mahasiswa tetap dapat menjalankan aktivitas pekerjaan tanpa harus meninggalkan kewajibannya sebagai pekerja.
“Kami memberikan kemudahan bagi lulusan SMA, SMK, MA maupun D1 dan D3 yang sudah bekerja dan ingin meraih gelar sarjana. Mereka bisa mengikuti perkuliahan kelas pekerja,” kata Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, Andi Harni, S.ST., MH.
Menurutnya, kelas pekerja tersebut menjadi salah satu bentuk respons kampus terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan tetapi terkendala aktivitas pekerjaan.
Sistem perkuliahan yang fleksibel menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Mahasiswa kelas pekerja dapat mengikuti proses pembelajaran pada akhir pekan dan melalui sistem daring, sehingga waktu kuliah dapat disesuaikan dengan aktivitas pekerjaan.
Penerimaan mahasiswa baru jalur pekerja ini dibuka hingga Oktober.
Respons terhadap Animo Masyarakat
Pembukaan kelas pekerja untuk Prodi S1 Administrasi Kesehatan tidak terlepas dari tingginya animo masyarakat terhadap program studi tersebut.
Sejak Prodi Administrasi Kesehatan dibuka, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di bidang tersebut cukup besar. Kondisi itu kemudian mendorong Universitas Andi Sudirman memperluas akses pendidikan dengan menyediakan kelas khusus bagi mereka yang telah bekerja.
“Kelas pekerja ini kami buka melihat animo masyarakat dan orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan di Prodi Administrasi Kesehatan. Sejak prodi ini dibuka, animo pendaftar sangat besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebijakan membuka kelas pekerja sekaligus memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat yang ingin memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Sebelumnya, Universitas Andi Sudirman telah menyiapkan kelas pekerja untuk S1 Ilmu Hukum. Kini, skema serupa juga tersedia pada Prodi S1 Administrasi Kesehatan.
“Jadi sekarang di Uniasman bukan hanya S1 Ilmu Hukum yang disiapkan kelas pekerja, tetapi Prodi Administrasi Kesehatan juga sudah memiliki kelas pekerja,” katanya.
Prospek Lulusan Administrasi Kesehatan
Selain memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk kuliah, pilihan Prodi S1 Administrasi Kesehatan juga dinilai memiliki ruang karier yang beragam.
Andi Harni menjelaskan, lulusan Sarjana Adminkes dengan gelar S.Kes dapat memiliki peluang berkarier di bidang manajemen, kebijakan, maupun operasional fasilitas pelayanan kesehatan.
Salah satu bidang yang dapat dimasuki adalah administrator dan manajer layanan kesehatan. Lulusan dapat berperan dalam pengelolaan operasional rumah sakit, klinik, maupun puskesmas agar pelayanan berjalan efektif dan efisien.
Bidang lainnya adalah rekam medis dan sistem informasi kesehatan. Lulusan dapat terlibat dalam pengelolaan data kunjungan pasien, rekam medis elektronik, hingga penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).
Ada pula peluang pada bidang mutu dan akreditasi. Lulusan dapat berperan dalam memastikan fasilitas pelayanan kesehatan memenuhi standar pelayanan serta mendukung proses standardisasi dan akreditasi fasilitas kesehatan.
Di sektor pembiayaan, lulusan Administrasi Kesehatan juga dapat berkarier dalam pengelolaan pembiayaan dan asuransi kesehatan, termasuk pengelolaan anggaran serta pembiayaan melalui BPJS Kesehatan maupun asuransi kesehatan swasta.
Sementara di bidang komunikasi, lulusan dapat mengembangkan karier sebagai humas dan pemasaran kesehatan, dengan tugas menangani komunikasi publik, membangun kerja sama dengan berbagai instansi, serta mendukung promosi layanan kesehatan.
Dengan dibukanya kelas pekerja tersebut, Universitas Andi Sudirman berharap semakin banyak masyarakat yang telah bekerja tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Pendaftaran mahasiswa baru kelas pekerja S1 Administrasi Kesehatan Universitas Andi Sudirman masih dibuka hingga Oktober. (Ag)







