Mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 64 Desa Angkue Gelar Seminar Program Kerja

oleh -279 x dibaca

KAJUARA, TRIBUNBONEONLINE.COM– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler IAIN Bone Posko 64 Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Angkue, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum pemaparan sekaligus penyampaian rencana program mahasiswa kepada pemerintah desa, BPD, dan masyarakat sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Seminar Program Kerja dibuka oleh Kepala Desa Angkue, Andi Efludin, S.E., yang menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di wilayahnya.

Dalam sambutannya, ia berharap program yang telah dirancang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Desa Angkue.

Koordinator Desa KKN Posko 64, Sulpadli, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa penyusunan program kerja dilakukan setelah mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan dan berinteraksi dengan masyarakat. Ia mengatakan, program yang dipilih diupayakan sederhana dan realistis, namun tetap memiliki manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

BACA JUGA:  Lantik 32 PTPS, Begini Harapan Ketua Panwascam Ponre

“Kami menyusun program kerja ini berdasarkan apa yang kami lihat dan dengarkan selama berada di Desa Angkue. Harapannya, program yang kami jalankan bukan hanya sekadar terlaksana, tetapi benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sulpadli.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan beberapa program yang menjadi rencana utama selama pelaksanaan KKN. Program tersebut meliputi pembuatan petunjuk arah lokasi pariwisata sebagai upaya mendukung sektor pariwisata Desa Angkue agar mudah ditemukan oleh wisatawan, pendampingan dan pembelajaran keagamaan di TK/TPA melalui pengajaran Iqra, Al-Qur’an, tajwid, BTQ, serta hafalan surah pendek dan doa sehari-hari secara interaktif dan menyenangkan.

BACA JUGA:  Apresiasi Kapolsek Barebbo atas Lokakarya Mini Triwulan Rutin Lintas Sektor Ke II Puskesmas Kading

Selain itu, Posko 64 juga memperkenalkan program seminar bullying dan pergaulan bebas bagi siswa SD untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif bullying serta membekali siswa dengan keterampilan menolak pergaulan bebas, pemasangan spanduk dan media promosi UMKM guna meningkatkan visibilitas dan daya saing produk UMKM lokal, serta dukungan ketahanan pangan keluarga melalui sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan pekarangan rumah dengan penanaman tanaman produktif seperti lombok, terong, dan tomat.

Tak ketinggalan, Posko 64 juga merencanakan program mengaji, yasinan, dzikir, dan khutbah Jumat sebagai kegiatan keagamaan rutin di Masjid Jami’ Taqwa Angkue untuk memperkuat spiritualitas dan keimanan masyarakat, serta bakti sosial pembersihan masjid dan kawasan pariwisata berupa gotong royong membersihkan Masjid Jami’ Taqwa dan kawasan Pantai Jodoh.

BACA JUGA:  SD Inpres 10/73 Tanete Melaksanakan ANBK

Menurut Sulpadli, keberagaman program tersebut diharapkan dapat menyentuh beberapa aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pariwisata, ekonomi, pendidikan, keagamaan, kesehatan mental, hingga lingkungan.  (Julfadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.