Kelurahan Bajoe Tampilkan Kekayaan Budaya Suku Bajo di Karnaval Seni dan Budaya Pesta Rakyat Pesisir 2026

oleh -344 x dibaca

TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kelurahan Bajoe turut ambil bagian dalam Karnaval Seni dan Budaya Pesta Rakyat Pesisir 2026 yang digelar Kecamatan Tanete Riattang Timur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Rabu (12/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kelurahan Bajoe menampilkan sejumlah tradisi dan budaya adat yang telah diwariskan secara turun-temurun, khususnya yang berkembang di Kampung Bajo. Di antaranya Gendrang Bajo, Pencak Silat, Nggaruwe, dan Kondo Buleng.

Beragam atraksi budaya tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Suku Bajo dan kerap hadir dalam berbagai perayaan adat. Melalui momentum Karnaval Seni dan Budaya Pesta Rakyat Pesisir 2026, Pemerintah Kelurahan Bajoe berupaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda.

BACA JUGA:  Koordinasi Dengan Dinas BMCKTR, Ini Yang Dibahas

Lurah Bajoe, Apriadi, S.Sos, M.Si mengatakan keikutsertaan Kelurahan Bajoe dalam karnaval tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam menjaga dan melestarikan budaya masyarakat Bajo.

Menurutnya, keberadaan tradisi seperti Gendrang Bajo, Pencak Silat, Nggaruwe dan Kondo Buleng perlu terus dipelihara agar tidak hilang seiring berkurangnya generasi penerus yang memahami dan melaksanakan tradisi tersebut.

“Budaya yang ada di Kampung Bajo harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Jangan sampai budaya yang sudah turun-temurun ini punah karena kurangnya generasi penerus,” ujar Apriadi.

BACA JUGA:  Polres Bone Pastikan Imlek 2025 Berjalan Aman dan Nyaman

Ia menambahkan, pelestarian budaya tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bone BERAMAL, khususnya semangat MABERRE yang menekankan pembangunan secara berkelanjutan.

Karnaval Seni dan Budaya Pesta Rakyat Pesisir 2026 sendiri diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur di bawah kepemimpinan Camat Andi Habibi, S.T., M.Si.

Asriadi berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap generasi muda semakin mengenal, mencintai dan ikut menjaga budaya yang ada di Kampung Bajo sehingga tetap hidup dan diwariskan secara berkelanjutan,” pungkasnya.  (Tamzil)

BACA JUGA:  Salat Duha Jadi Pembuka Pesantren Kilat Ramadan di SD Inpres 3/77 Bajoe I

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.