UKM KPI Unhas dan Camat Barebbo Tandatangani MoU Keberlanjutan Program Mannennungeng

oleh -54 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kecamatan Barebbo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang keberlanjutan Program Mannennungeng: Smart Hydro Loop di Desa Kajaolaliddong. Penandatanganan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di Kantor Camat Barebbo ini menjadi landasan formal bagi kolaborasi jangka panjang antara mahasiswa dan pemerintah kecamatan dalam mendukung pengembangan pertanian cerdas di wilayah tersebut.

MoU ditandatangani oleh Aydil Fitra Mulya (Ketua Umum UKM KPI Unhas) dan Andi Yusuf, S.STP., M.Si. (Camat Barebbo). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, perwakilan kelompok tani, pengurus P4S Lamellong, serta Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026. Penandatanganan ini didahului dengan kegiatan visitasi internal dari Universitas Hasanuddin pada hari yang sama, di mana Camat Barebbo turut memantau langsung pelaksanaan program di lapangan dan menyaksikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh tim mahasiswa.

BACA JUGA:  70 CPNS Bone Terima SK dari Bupati, Diminta Jadi Garda Terdepan Antinarkoba dan Antikorupsi

Kerja sama ini mencakup penetapan dan pengembangan Desa Kajaolaliddong sebagai Desa Percontohan (Pilot Village) Smart Farming di Kecamatan Barebbo, penerapan teknologi Smart Hydro Loop berbasis sistem pengairan presisi Alternate Wetting and Drying (AWD) yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT), pengembangan sistem pertanian terpadu Integrated Crop-Livestock System (ICLS), penguatan kelembagaan kelompok tani, serta penyiapan model kawasan demonstrasi sebagai lokasi pembelajaran bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Barebbo. Perjanjian ini berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan hingga 6 Agustus 2029.

Camat Barebbo, Andi Yusuf, S.STP., M.Si. , menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa Unhas. “Setelah memantau langsung pelaksanaan program di lapangan pada visitasi hari ini, saya semakin yakin bahwa Program Mannennungeng memiliki dampak nyata bagi petani di Desa Kajaolaliddong. Melalui MoU ini, kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan memastikan keberlanjutan program setelah mahasiswa menyelesaikan pengabdiannya. Kami juga akan mendorong replikasi inovasi ini ke desa-desa lain di Kecamatan Barebbo,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Bone Terima Kunjungan Kepala BPOM Makassar, Bahas Penguatan Layanan dan Laboratorium Loka BPOM Bone

Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program memberikan dampak jangka panjang. “Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh dari Camat Barebbo dan jajarannya. MoU ini menjadi jaminan bahwa program Mannennungeng tidak berhenti ketika tim mahasiswa selesai mengabdi, tetapi terus berlanjut melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat. Kami berharap Desa Kajaolaliddong dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengembangan pertanian cerdas,” ujarnya.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S. , menambahkan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan petani melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan masyarakat desa. “Dengan adanya MoU ini, kami optimis program Mannennungeng dapat menjadi model pertanian cerdas yang berkelanjutan dan direplikasi di desa-desa lain di Kecamatan Barebbo,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Bone Tinjau Persiapan Kunjungan Mentan dan Kapolri di Desa Bolli

Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, turut menyambut baik penandatanganan MoU ini. “Kami sangat mengapresiasi komitmen UKM KPI Unhas dan Camat Barebbo dalam memastikan keberlanjutan program. Pemerintah desa siap bersinergi untuk mewujudkan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di desa kami,” ujarnya.

Melalui MoU ini, UKM KPI Unhas dan Pemerintah Kecamatan Barebbo sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kapasitas petani, pemanfaatan teknologi pertanian cerdas, serta penguatan kelembagaan kelompok tani di Desa Kajaolaliddong. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem pertanian yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing di Kabupaten Bone. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.