UPT SD Inpres 6/80 Lattekko Tambah Tanaman Cabai Perkuat Pendidikan Karakter dan Ketahanan Pangan Sekolah

oleh -42 x dibaca

AWANGPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM – UPT SD Inpres 6/80 Lattekko Kecamatan Awangpone terus memperkuat program penghijauan dan pemanfaatan pekarangan sekolah dengan menambah jenis tanaman cabai. Penanaman ini melengkapi berbagai tanaman yang sebelumnya telah dibudidayakan di lingkungan sekolah, seperti bayam, terong, ubi, pepaya, pisang, sawi, serta aneka tanaman bumbu dapur, di antaranya serai dan kunyit.

Program ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, dan produktif. Selain memperindah pekarangan, kegiatan bercocok tanam juga menjadi media pembelajaran bagi peserta didik melalui praktik langsung.

BACA JUGA:  Tak Perlu Jauh-jauh ke Kota, Warga Libureng Senang Bus SIM Keliling Polres Bone Hadir Lebih Dekat

Kepala UPT SD Inpres 6/80 Lattekko, Suriani, S.Pd.I, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperbanyak jenis tanaman di sekolah, tetapi juga membentuk karakter murid melalui pengalaman nyata dalam merawat tanaman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter murid, terutama dalam melatih kesabaran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini pula, siswa memperoleh edukasi tentang pentingnya kesehatan, gizi seimbang, serta manfaat mengonsumsi sayur dan tanaman pangan yang ditanam sendiri,” ujar Suriani, Selasa (28/07/26).

Ia menambahkan, ke depan hasil panen dari kebun sekolah diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

BACA JUGA:  Sosialisasi Pengadaan KTA Pramuka Nasional Tingkat Kwarran Salomekko

“Mudah-mudahan hasil panen nantinya bisa dijual untuk menambah kas kelas atau dipasarkan pada kegiatan market day sekolah. Dengan demikian, murid tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga mengenal jiwa kewirausahaan sejak dini,” tambahnya.

Melalui program ini, UPT SD Inpres 6/80 Lattekko berharap mampu menciptakan budaya sekolah yang peduli lingkungan, mendukung ketahanan pangan, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada seluruh murid. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.