WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Perjalanan tim kebanggaan masyarakat Kecamatan Ponre, Ponre FC, harus terhenti di babak semifinal Turnamen Bone Beramal Cup I 2026 usai dikalahkan Lamuru FC dengan skor 3-0.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lapatau Bone, Sabtu, 16 Mei 2026 itu berlangsung sengit. Meski menghadapi tim kuat asal Bone bagian Barat yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman, Ponre FC tetap mampu menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.
Tim asuhan Coach Sukman tampil penuh determinasi dan tidak menyerah menghadapi tekanan permainan Lamuru FC. Diketahui, Lamuru FC diperkuat sejumlah pemain yang memiliki jam terbang tinggi di berbagai turnamen, bahkan manajemen klub disebut rela mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain dari klub-klub ternama.
Sementara itu, Ponre FC tampil dengan kekuatan pemain lokal yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Ponre. Meski tanpa pemain bayaran, skuad Ponre FC mampu melangkah hingga babak semifinal dan menjadi salah satu tim yang paling menyita perhatian sepanjang turnamen berlangsung.
Capaian tersebut pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat dan tokoh di Kecamatan Ponre. Mereka menilai perjuangan Ponre FC menjadi bukti bahwa semangat, kekompakan, dan kerja keras mampu membawa tim lokal bersaing dengan klub-klub besar.
Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Kecamatan Ponre, pemerhati sepakbola, yang juga Kepala UPT Puskesmas Ponre, Bakunge, A. Nuharman.
Kepada tribuboneonline.com, Ahad, 17 Mei 2026, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, official, dan masyarakat yang telah mendukung perjuangan Ponre FC.
“Walaupun belum berhasil melaju ke final, kami sangat bangga dengan perjuangan anak-anak Ponre FC. Mereka sudah menunjukkan semangat luar biasa dan mampu membawa nama Kecamatan Ponre hingga semifinal dengan bermaterikan murni lokal 100 persen, Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ponre, dan yang membuat kami kagum dan rasa bangga terhadap penjaga gawang muda Ariel alias Cindo tampil impresif mengamankan gawangnya,” ujarnya.
Ia juga berharap Ponre FC terus mempertahankan semangat kebersamaan dan pembinaan pemain lokal agar ke depan bisa tampil lebih kuat di berbagai turnamen. Memang kita, tim Ponre FC raih juara 3 bersama namun seperti tim Ponre FC serasa juara 1 di turnamen ini.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah memberikan doa dan dukungan. Semoga Ponre FC bisa kembali bangkit dan meraih hasil lebih baik pada turnamen berikutnya,” tutupnya.
Salah seorang pemain Ponre FC, Salman Alfarisi yang mengenakan nomor punggung (8), berposisi sebagai gelandang tengah, yang banyak memberi kontribusi hingga banyak peluang tercipta dipertahanan lawan, turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Ponre, Pemerintah Desa, instansi pendidikan, serta Puskesmas Ponre, Bakunge serta seluruh masyarakat Kecamatan Ponre yang telah memberikan dukungan penuh selama perjuangan Ponre FC di ajang Bone Beramal Cup I 2026.
Menurutnya, pencapaian ini tentu tidak lepas dari kekompakan para pemain, pelatih, official, serta kerja sama tim yang solid dan semangat saling mendukung, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dengan kebersamaan, kerja keras, dan perjuangan bersama, kami mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama Kecamatan Ponre meraih prestasi di turnamen ini.
“Kami juga merasa sangat bangga karena pada turnamen kali ini skuad Kecamatan Ponre memilih mengandalkan pemain lokal atau local pride. Dengan kemampuan, kerja keras, dan semangat para pemain asli daerah sendiri, kami tetap mampu bersaing dengan kecamatan lain yang diperkuat banyak pemain dari luar. Hal ini menjadi bukti bahwa talenta anak-anak kelahiran Ponre mampu menunjukkan kualitas dan kemampuan mereka di ajang turnamen ini,” jelasnya.
“Sekali lagi, terima kasih atas seluruh dukungan dan doa masyarakat Ponre. Ponre bersatu, Ponre kuat!”pungkasnya.
Penulis : Amry Amas








