CIFOR-ICRAF Gelar ToT Petani Pelopor, TP2CI Disiapkan Jadi Pusat Belajar Pertanian Cerdas Iklim

oleh -115 x dibaca

LAPPARIAJA, TRIBUNBONEONLINE.COM– CIFOR-ICRAF menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi petani pelopor dalam rangka memperkuat fungsi TP2CI (Tapak Percontohan Pertanian Cerdas Iklim) sebagai pusat pembelajaran pertanian di Kabupaten Bone.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 di Kantor BPP Kecamatan Lappariaja ini diikuti sebanyak 30 petani pelopor dari empat desa. Para peserta merupakan pemilik dan pengelola aset tapak percontohan yang tersebar di sejumlah wilayah dampingan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Bone serta penyuluh dari BPP Kecamatan Lappariaja.

BACA JUGA:  Wujudkan Ketahanan Pangan Yang Kuat, Babinsa Salomekko Aktif Lakukan Pendampingan Pada Petani Cabe Rawit

Melalui ToT ini, peserta difokuskan pada perancangan teknis dan konsep pengelolaan tapak percontohan agar dapat dikembangkan menjadi pusat pembelajaran terbuka bagi berbagai kalangan, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), kelompok tani, perguruan tinggi, hingga siswa yang ingin memperdalam pengetahuan di bidang pertanian.

Perwakilan CIFOR-ICRAF Bogor, Riyan Doko, menjelaskan bahwa pelatihan ini menekankan peran petani sebagai fasilitator pembelajaran di lapangan.

“Petani pelopor diharapkan mampu mengelola tapak percontohan tidak hanya sebagai lahan produksi, tetapi juga sebagai ruang belajar yang terstruktur dan terbuka bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Masse Korban Hanyut di Sungai Pakkasalo Masih Dalam Pencarian, Kadus: Baju Ada Ditemukan 

Dalam implementasinya, TP2CI akan menyediakan paket pembelajaran berbasis praktik. Pada tapak kebun sayur, peserta mempelajari teknik pembibitan serta pembuatan kompos dari sumber daya lokal.

Sementara pada tapak agroforestri, materi yang dikembangkan mencakup desain agroforestri, teknik sambung pucuk, serta upaya pencegahan hama secara berkelanjutan.

Selain aspek teknis, peserta dalam ToT ini juga merumuskan strategi promosi paket pembelajaran TP2CI. Hasilnya akan ditindaklanjuti di masing-masing tapak untuk memperluas jangkauan pembelajaran.

Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Kabupaten Bone, Hamzah, S.P., berharap para peserta mampu menjadi penggerak di wilayah masing-masing.

BACA JUGA:  HJB Ke-696, MAS DDI Ponre Kenakan Pakaian Adat

“Peserta diharapkan menjadi pelopor yang dapat mengembangkan dan membagikan pengetahuan kepada petani lain di daerahnya,” katanya.

Salah satu petani pelopor, Rusdiaman, mengaku antusias dengan konsep pembelajaran yang ditawarkan.

“Kami tidak hanya belajar untuk meningkatkan usaha tani, tetapi juga disiapkan untuk menjadi tempat belajar bagi petani lain maupun kelompok yang ingin memahami pertanian cerdas iklim,” ungkapnya.

Dengan penguatan ini, TP2CI diharapkan berkembang menjadi pusat edukasi berbasis praktik lapangan yang mampu menjawab tantangan pertanian di tengah perubahan iklim.

Penulis: Affandy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.