BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM – Suasana semarak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 terasa begitu kental di lingkungan UPT SD Inpres 6/75 Corawali, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Para guru tampil kompak dan serasi mengenakan baju adat Bugis sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus memeriahkan momen bersejarah tersebut. Senin (06/04/26).
Sejak pagi hari, halaman sekolah dipenuhi nuansa tradisional. Para guru pria tampil gagah dengan jas tutup dan songkok, sementara guru perempuan anggun mengenakan baju bodo dengan warna-warni cerah yang mencerminkan kekayaan budaya Bugis. Kekompakan ini mencuri perhatian dan menambah semarak perayaan HJB di lingkungan sekolah.
Kepala UPT SDI 6/75 Corawali, Lukman, S.Pd., menegaskan bahwa penggunaan baju adat Bugis ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada seluruh warga sekolah.
“Melalui momentum HJB ke-696 ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Bugis. Guru sebagai teladan diharapkan mampu menginspirasi murid untuk tetap melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi murid, agar tidak melupakan identitas dan kearifan lokal yang dimiliki.
Perayaan ini tidak hanya diisi dengan penggunaan pakaian adat, tetapi juga berbagai kegiatan bernuansa budaya yang melibatkan murid dan guru. Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga sekolah menunjukkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya Bugis.
Peringatan HJB ke-696 di UPT SDI 6/75 Corawali pun berlangsung meriah, penuh makna, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya di lingkungan pendidikan. (Tamzil)







