BENGO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, para guru MTsN 3 Bone tampil kompak mengenakan busana adat Bugis-Makassar. Momentum ini menjadi wujud kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai kearifan tradisional di lingkungan pendidikan.
Terlihat para guru mengenakan berbagai ragam pakaian adat khas Bugis-Makassar dengan warna dan corak yang beragam, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri serta memberikan nuansa kental budaya di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 3 Bone, Alimin, S.Pd.I, M.Si Senin, 6 April 2026, menyampaikan bahwa partisipasi tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga identitas budaya daerah.
“Melalui momen Hari Jadi Bone ini, kami ingin menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat karakter peserta didik,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di kalangan tenaga pendidik, sekaligus menjadi teladan bagi siswa dalam menghargai dan melestarikan budaya bangsa.
Perayaan Hari Jadi Bone ke-696 tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal demi membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan berbudaya.
Penulis: Amry Amas







