BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang mengusung tema “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”, Dosen Universitas Muhammadiyah Bone, H. Sandi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan moral kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Bone.
Menurutnya, tema HJB tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam. “To Masseddi” mencerminkan pentingnya persatuan, sementara “Patarompoi Wanua Bone” menegaskan bahwa membangun daerah adalah tanggung jawab bersama.
“Ini bukan sekadar tema seremonial, tetapi sebuah panggilan moral bagi kita semua. Bahwa kemajuan Bone hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bersatu, saling menguatkan, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya,” ungkap H. Sandi.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Bugis seperti Sipakatau, Sipakainge’, Sipakalebbi harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai tersebut, kata dia, menjadi fondasi penting dalam menciptakan harmoni sosial sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia mengaitkan pesan leluhur Bone yang sarat makna:
“Resopa temmangingngi, namalomo naletei pammase Dewata”,
yang mengajarkan bahwa kerja keras, ketekunan, dan keikhlasan akan membawa keberkahan.
“Pesan moral yang bisa kita petik adalah bahwa persatuan harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kerja keras, kejujuran, dan semangat gotong royong. Inilah esensi dari tema HJB ke-696,” tambahnya.
“Di bawah komando Bapak Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman S.sos,M.M tagline BERAMAL untuk Bone.
berharap semangat kebersamaan ini mampu menjadi energi kolektif dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik pendidikan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.”
Dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HJB ke-696 sebagai titik refleksi dan penguatan komitmen bersama.
“Sudah saatnya kita tidak hanya bangga menjadi orang Bone, tetapi juga bertanggung jawab untuk membangun Bone. Bersatu dalam nilai, bergerak dalam aksi, dan bersama mewujudkan Bone yang maju, mandiri, dan bermartabat,” (*)









