SPBU Lappariaja Diserbu Antrean, Warga Bengo Terdampak Kelangkaan BBM

oleh -34 x dibaca

LAPPARIAJA, TRIBUNBONEONLINE.COM– Antrean panjang kendaraan terlihat mengular di SPBU Lappariaja, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Selasa (31/3/2026). Kondisi ini dipicu meningkatnya jumlah pengendara yang mengisi bahan bakar, termasuk warga dari Kecamatan Bengo yang terpaksa datang karena tidak adanya fasilitas pengisian BBM di wilayah mereka.

Pantauan di lokasi, antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang menunggu giliran mengisi BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Situasi ini semakin diperparah dengan adanya kelangkaan pasokan yang dirasakan dalam beberapa hari terakhir.

Akmal, warga Desa Bengo, mengaku harus mengantre lebih dari satu jam untuk mendapatkan BBM. Ia menyebut kondisi ini cukup menyulitkan, terlebih tidak adanya alternatif lain di daerahnya.

BACA JUGA:  Kebersamaan Ramadan, SMPN 1 Salomekko Gelar Buka Puasa Bersama

“Kalau ada bensin eceran, lebih baik isi eceran daripada harus panas-panasan antre lama begini. Tapi dari Kecamatan Bengo sampai Lappariaja tidak ada sama sekali penjual bensin eceran, hanya di SPBU Lappariaja ini,” ujarnya.

Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax disebut-sebut menjadi salah satu penyebab utama membludaknya antrean. Selain itu, meningkatnya mobilitas warga pasca libur juga turut mendorong tingginya kebutuhan bahan bakar.

Sejumlah warga berharap adanya solusi dari pihak terkait, baik dengan menambah pasokan BBM maupun menghadirkan fasilitas pengisian di wilayah yang belum terjangkau. Mereka juga meminta distribusi BBM dapat lebih merata agar tidak terjadi penumpukan antrean di satu titik.

BACA JUGA:  Diduga Penyakit Jantung, Tenaga Tebang Asal Bulukumba Meninggal Dunia Saat Istirahat

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat panjang dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berkurang.

Penulis: Affandy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.