PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Menjelang Hari Raya Idulfitri, 1447 H 2026, permintaan daging sapi di sejumlah daerah mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terlihat dari aktivitas pemotongan daging yang semakin ramai dilakukan oleh para pedagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Seperti yang terlihat di salah satu lokasi pemotongan daging, di Desa Mappesangka di Kecamatan Ponre Kabupaten Bone, para pekerja tampak sibuk memotong dan mengolah daging sapi sejak pagi hari. Daging yang telah dipotong kemudian dipisahkan dan disiapkan untuk dijual kepada pelanggan yang terus berdatangan.
Peningkatan permintaan ini dipicu oleh tradisi masyarakat yang menjadikan daging sapi sebagai salah satu bahan utama dalam berbagai hidangan khas Lebaran, seperti rendang, opor, dan semur.
Seorang pedagang, Masuri, Kamis, 18 Maret 2026, mengungkapkan bahwa permintaan daging mulai meningkat sejak sepekan terakhir. Bahkan, jumlah pembeli diperkirakan akan terus bertambah hingga mendekati hari H Lebaran.
“Kami harus menambah stok karena permintaan terus naik. Hampir setiap hari ada peningkatan pembeli,” ujarnya.
Meski permintaan meningkat, harga daging sapi di pasaran juga cenderung mengalami kenaikan. Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk tetap membeli daging sebagai kebutuhan utama perayaan.
Pemerintah setempat mengimbau agar distribusi daging tetap terjaga dan harga tetap stabil, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Penulis : Amry Amas









