BENGO, TRIBUNBONEONLINE.COM – Tapak percontohan penanaman padi varietas Inpari 42 di Kecamatan Bengo menunjukkan perkembangan yang cukup baik, meskipun sistem irigasi di wilayah tersebut sedang mengalami kerusakan.
Tanaman padi ditanam pada tanggal 20 Desember 2025, dan saat ini telah berumur lebih dari dua bulan. Dengan usia tanaman sekitar 115 hari, padi diperkirakan akan memasuki masa panen pada minggu pertama April mendatang. Di tengah musim kemarau, petani tetap memanfaatkan sumur bor untuk memastikan tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bengo, Andi Nilawati, SP., menjelaskan bahwa sumur bor menjadi solusi sementara bagi petani di tengah rusaknya sistem irigasi yang masih dalam tahap perbaikan.
Menurutnya, varietas padi Inpari 42 memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan oleh petani di wilayah ini, terutama jika sistem pengairan sudah kembali normal. “Jika pasokan air sudah stabil, varietas Inpari 42 sangat memungkinkan untuk dikembangkan lebih luas oleh petani di Kecamatan Bengo. Mengenai jumlah hasil dengan luas tapak percontohan, jumlahnya bisa diketahui persis saat panen nanti,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (6/3).
Melalui tapak percontohan ini, para petani diharapkan dapat melihat langsung perkembangan dan potensi hasil dari varietas padi Inpari 42, sehingga ke depan bisa menjadi salah satu alternatif varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Bengo.
Penulis: Affandy







