Musrenbang Kecamatan Bengo Bahas Rencana Pembangunan 2027 Berbasis Partisipasi dan Inklusivitas

oleh -29 x dibaca

BENGO, TRIBUNBONEONLINE.COM– Pemerintah Kecamatan Bengo bersama kepala desa dari sembilan desa di wilayah tersebut menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2027, Senin (9/2/2026), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bengo.

Musrenbang ini dihadiri secara virtual oleh Anggota DPRD Kabupaten Bone, Andi Purnama Sari Amier. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada tim fasilitator Musrenbang, pemerintah kecamatan, para kepala desa, kepala UPT Pertanian, KUA, UPT SMA, perwakilan SMA, SD, PAUD/TK, Ketua Tim Penggerak PKK, serta tokoh perempuan se-Kecamatan Bengo yang telah berpartisipasi aktif dalam forum perencanaan tersebut.

BACA JUGA:  Kapolsek Awangpone Berikan Arahan Kesiapsiagaan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Andi Purnama Sari Amier menegaskan bahwa Musrenbang merupakan ruang demokrasi pembangunan yang partisipatif, di mana masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, aspirasi yang muncul dari tingkat desa hingga kecamatan harus benar-benar dikawal agar dapat terakomodasi dalam kebijakan pemerintah daerah.

Ia juga berharap seluruh program kerja desa dan kecamatan ke depan tetap berpegang pada prinsip mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan (Maberre), sehingga pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Panwaslu Kecamatan Amali Buka Pendaftaran Pengawas TPS

Sementara itu, Camat Bengo yang diwakili oleh Sekretaris Camat Bengo, Abubakar, S.Pd., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan tahapan lanjutan dari perencanaan pembangunan di tingkat desa. Seluruh usulan yang dibahas akan diselaraskan dan diprioritaskan untuk dikawal realisasinya pada tahun anggaran 2027.

Musrenbang Kecamatan Bengo berlangsung dengan prinsip inklusif. Hal ini ditandai dengan keterlibatan pelajar SMP di Kecamatan Bengo yang turut menyampaikan aspirasi dan harapannya. Para pelajar menyoroti maraknya konten negatif saat ini yang dinilai dapat mengganggu tumbuh kembang generasi muda, sehingga diperlukan perhatian dan kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak dan remaja. (Aff)

BACA JUGA:  Ulaweng Terapkan Layanan Mudah Untuk Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.