Sinergi Pers-Disdik Pada HPN 2026 , AMWI Bone Perkuat Guru Lawan Hoaks

oleh -172 x dibaca
Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin didampingi Kabid PAUD PNF Disdik Bone Hj. Andi Rasna dan Ketua Umum AMWI Dedi Hamzah serta Ketua Panitia Muh. Asnur Arifuddin saat pembukaan Seminar Literasi Media HPN 2026, jenjang TK PAUD.

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Aliansi Media dan Wartawan Indonesia (AMWI) Kabupaten Bone sukses menggelar Seminar Literasi Media dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP.

Seminar yang mengusung tema, “Cerdas Bermedia Sosial, Lawan Hoaks dan Cyber Bullying di Lingkungan Sekolah” tersebut berlangsung di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Panitia, Muhammad Asnur Arifuddin, dalam laporannya menegaskan bahwa tema seminar sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan di era digital. Menurutnya, media sosial memiliki dua sisi yang sama kuat, yakni sebagai sarana edukasi sekaligus potensi ancaman jika tidak digunakan secara bijak.

BACA JUGA:  Mahasiswa Universitas Islam Ahmad Dahlan Kuliah Umum di BPS Sinjai

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong guru agar mampu bersikap kritis, bijak dalam berinteraksi di media sosial, serta memiliki kemampuan menolak dan meluruskan isu-isu yang tidak benar,” ujar Asnur.

Sementara itu, Ketua Umum AMWI Kabupaten Bone, Dedi Hamzah, menyoroti maraknya penyebaran hoaks dan perundungan siber yang berdampak langsung pada lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyedia informasi yang berimbang dan edukatif.

“Literasi media ini diharapkan dapat melahirkan garda terdepan di sekolah-sekolah untuk menangkal hoaks. Guru harus menjadi contoh dalam menyaring informasi dan mendidik siswa agar tidak mudah terprovokasi,” kata Dedi.

Pada kesempatan tersebut, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone, khususnya Bupati, melalui Program BerAmal yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi sektor pendidikan, salah satunya melalui pembagian seragam gratis kepada siswa. Ia berharap program serupa juga dapat menyasar jenjang PAUD dan Taman Kanak-Kanak.

BACA JUGA:  Sertijab Bupati Bone, Andi Sudirman : Bone Harus Jadi Contoh!

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara insan pers dan dunia pendidikan. Ia menyebut media sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang membangun.

“Media bukan musuh pemerintah, melainkan mitra. Tugas pers adalah menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegas Andi Akmal.

Ia juga mengingatkan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dari peserta didik. Menurutnya, peningkatan literasi menjadi kunci dalam mencetak generasi Bone yang unggul.

“Guru perlu membiasakan diri membaca dan memperkaya wawasan. Minimal dua jam membaca setiap hari. Masa depan generasi Bone sangat bergantung pada kualitas guru hari ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dari Latihan Hingga Panggung Kehormatan, Semangat Juang Satpol PP Bone di Apel Kesiapsiagaan

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd. Ia berharap kemitraan antara Dinas Pendidikan dan insan pers dapat terus terjalin melalui kegiatan-kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

Seminar literasi media ini dijadwalkan berlangsung hingga Senin, 9 Februari 2026, dengan peserta guru dan kepala sekolah dari jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP. Materi yang disajikan meliputi Peran Pers dalam Dunia Pendidikan dan Literasi Digital, menghadirkan narasumber Anwar Marjan dan Suardi Mandang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi, membangun ekosistem pendidikan yang sehat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari hoaks dan perundungan siber. (Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.