BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Komitmen dan kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali mengantarkan Ketua Yayasan Andi Sudirman, Dr. Andi Sudirman, SH., M.H., M.Si, meraih penghargaan bergengsi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultan Batara. Ia diganjar LLDIKTI IX Award sebagai Tokoh Non Pendidik yang Peduli Pendidikan, sebuah kategori yang hanya diberikan kepada figur-figur dengan kontribusi nyata dan berkelanjutan.
Dari ratusan yayasan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX, hanya tiga Ketua Yayasan yang terpilih menerima penghargaan tersebut. Salah satunya adalah Yayasan Andi Sudirman, sebuah capaian yang mencerminkan dedikasi luar biasa dalam membangun dan memajukan pendidikan tinggi.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ibu Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, Andi Harni, S.ST., M.H., pada malam puncak LLDIKTI IX Award, Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Dian Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ciputra Makassar, kawasan CitraLand City CPI, Jalan Sunset Boulevard, Kota Makassar.

LLDIKTI IX Award sendiri merupakan ajang apresiasi resmi yang diselenggarakan setiap tahun oleh LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan kepada perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra strategis yang dinilai memiliki kinerja unggul dan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Andi Harni mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut tidak terlepas dari keteguhan dan kepedulian Ketua Yayasan Andi Sudirman Dr. Andi Sudirman, SH., M.H., M.Si terhadap dunia pendidikan. Perjalanan membangun kampus, kata dia, bukanlah proses yang mudah.
“Awalnya kampus ini berdiri dengan segala keterbatasan, bahkan tanpa gedung dan sarana prasarana yang memadai. Namun berkat komitmen dan kepedulian Ketua Yayasan, Universitas Andi Sudirman kini memiliki gedung sendiri dan terus berkembang,” ungkapnya.
Universitas Andi Sudirman yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Pengayoman Watampone hanya memiliki tiga program studi, yakni Prodi Ilmu Hukum, D3 Keperawatan, dan D3 Kebidanan. Seiring waktu dan visi besar pengelolanya, kampus ini terus bertransformasi.
Kini, Universitas Andi Sudirman telah memiliki dua fakultas, yaitu Fakultas Hukum dan Politik yang menaungi Prodi Ilmu Hukum dan Ilmu Politik, serta Fakultas Sains dan Kesehatan yang mencakup Prodi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Administrasi Kesehatan, S1 Biologi, dan S1 Agrotekologi.
Perkembangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap pendidikan tidak selalu harus datang dari kalangan akademisi semata, tetapi juga dari tokoh non pendidik yang memiliki visi dan keberpihakan terhadap masa depan generasi muda.
“Kita berharap Universitas Andi Sudirman terus berkembang, mengalami kemajuan, dan selalu eksis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tutup Andi Harni penuh harap. (Ag)







