Tim Inti TP2CI Sub Lanskap 73 Rembuk Ide

oleh -591 x dibaca

CENRANA, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kamis (11/12/2025) — Tim Inti Tapak Percontohan Pertanian Cerdas Iklim (TP2CI) Sub Lanskap 73 menggelar sesi ketiga pertemuan rembuk ide di Kantor Desa Pallime, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh CIFOR–ICRAF dengan fokus pada tema “Mengelola Bentang Lahan Secara Berkelanjutan di Tingkat Lanskap melalui Tapak Percontohan Pertanian Cerdas Iklim.”

Pertemuan ini merupakan rangkaian lanjutan dari sesi pertama dan kedua yang telah digelar pekan lalu. Peserta kegiatan terdiri dari petani pelopor, petani pelatih, serta anggota pengelola TP2CI dari tiga desa, yakni Desa Ajallasse, Pusungge, dan Pallime. Mereka dihimpun untuk merumuskan ide pengelolaan, pengembangan, serta teknis pelaksanaan edukasi pertanian di masing-masing tapak desa ke depannya.

BACA JUGA:  SDI 10/73 Ulaweng Cinnong Dipercantik

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan ICRAF Bogor Yulia Saputri, Koordinator ICRAF Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Syahrir, perwakilan Bappeda Kabupaten Bone, serta perwakilan Dinas Perikanan Bone.

Dalam sambutannya, Muh. Syahrir menjelaskan bahwa ICRAF hadir memberikan pemahaman terkait perubahan iklim dan penerapan sistem Pertanian Cerdas Iklim. Ia menegaskan bahwa TP2CI memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, khususnya petani dan petambak, melalui pendekatan tambak belajar dan budidaya perikanan yang menjadi fokus di Sub Lanskap 73.

“ICRAF ingin memastikan petani memahami dampak perubahan iklim dan mampu menerapkan praktik pertanian cerdas iklim. Di Cenrana terdapat tiga tapak percontohan yang menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  2025, Bupati Bone Janjikan Perbaikan Jalan Rusak di Bone Selatan: "Terbaik di Indonesia"

Sementara itu, Yulia Saputri memaparkan tentang Portal TP2CI, sebuah platform yang memuat informasi perkembangan seluruh tapak, dokumentasi kisah sukses petani, serta hambatan dalam pengelolaan TP2CI.

“Portal TP2CI diharapkan menjadi pusat informasi yang mencakup data tapak, cerita keberhasilan petani, hingga tantangan yang dihadapi di lapangan,” ungkapnya.

Dari peserta, Indra, salah satu anggota tim inti TP2CI Sub Lanskap 73, mengungkapkan bahwa penggunaan canvas model sangat membantu menyusun konsep dan ide pengelolaan TP2CI, terutama dalam memperkuat edukasi kepada petani dan petambak di Bone maupun daerah lainnya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Mendengarkan Curhat Warga Desa Parippung

Pertemuan rembuk ide ini diharapkan mampu memperjelas arah pengembangan TP2CI serta memperkuat kolaborasi antara petani, pendamping, dan pemangku kebijakan dalam mewujudkan pengelolaan bentang lahan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Penulis: Affandy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.