Bikin Surprise, M. Fakhur Rozi Bersama Febri Ari Marpaung Tiba-tiba Hadir disela-sela Praktek Lapangan IHT, Kedua Petinggi BUMN Sampaikan Ini 

oleh -441 x dibaca

LIBURENG, TRIBUNBONEONLINE.COM–Tak hanya menerima materi bagi peserta in house training namun praktek lapangan pun langsung dieksekusi untuk memperkuat apa yang diterima dalam materi pelatihan internal ini. Pada hari pelaksanaan praktik di Kebun puslit, peserta langsung melakukan pengamatan di lapangan dan melakukan berbagai kegiatan, termasuk pengenalan dan pemilihan tebu yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan daya tahan terhadap hama dan penyakit, teknik pemeliharaan.

Disaat sejumlah peserta IHT tengah melakukan praktikum dilapangan, tiba-tiba disela-sela praktek lapangan datang petinggi PT SGN dan MKSO, berkunjung diarea praktek lapangan yang berada dikebun milik Puslit Camming, Rabu, 10 Desember 2025.

Direktur hubungan kelembagaan PT SGN, M. Fakhrur Rozi bersama SEVP Kordinator MKSO PT SGN Febri Ari Marpaung didampingi Cluster head Sulawesi PT SGN A. Wardi Samad, GM PT SGN PG Camming Affandi serta GM PG. Bone Junianto. Hadir menyaksikan praktikum.

BACA JUGA:  Murid SDN 201 Ajangpulu Rela Panas Panasan, Sambut Kunjungan Kapolri dan Mentan RI di Bone

Kehadiran petinggi BUMN tersebut disambut GM Puslit Lovianna Magda Hasibuan, Manajer Puslit BCT Ernawati Museng, asisten manajemen ketiga Puslit bersama puluhan peserta in house training.

Direktur hubungan kelembagaan PT SGN M. Fakhrur Rozi salam sambut dihadapan puluhan peserta IHT, menyampaikan, saya pesan kepada bapak ibu semua kita semua adalah keluarga besar PTPN. “Kita semua punya tugas, punya tanggung jawab dilevelnya masing-masing, kalau bapak ibu bagian tanaman pemurnian tebu itu harus dikawal dengan baik. Saya tidak mau dengar, saya tidak kepingin terjadi di PG kita gitu ya.,tim.sertifikasi benih masuk banyak sekali itu arti apa kita bekerja dengan benar,”jelasnya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Koordinasi dengan Kepala Desa Menjelang Tahun Baru 2024

Dia kembali menekankan, tolong semua momen ini diikuti dengan serius momen ini dipraktekkan dengan sebenar-benarnya, semangat setinggi-tingginya kerena itulah kita harapkan bukan hanya satu tahun atau dua tahunan dan tiga tahun kita bekerja meninggalkan pondasi, sebuah kondisi bangunan yang bagus. “Kita kedepan pondasi yang kita buat semakin kokoh dan kuat, kita kedepannya KSO ini tidak rugi, artinya apa kita semua peran, sekecil apapun peran kita,”tegasnya.

Sementara ditempat yang sama, SEVP Kordinator MKSO PT SGN Febri Ari Marpaung juga menyampaikan sambutannya, salah satu proses transformasi di KSO maupun SGN jadi teman-teman Puslit jadi satu seperti tidak ada lagi perkebun tapi tidak kebun tetapi dibawah GM Puslit berarti semuanya standarnya sama.

“Tapi kenapa bapak ibu dilatih ini untuk meresfresmen pengetahuan-pengetahuan kita yang kedua kita standarkan antara Puslit yang diberbagai daerah semuanya sama,” katanya.

BACA JUGA:  Semarak HUT ke-79 RI Mahasiswa KKN UNIM Bone Adakan Lomba di MI Arrahman Pajekko 

Yang sebelumnya mashabnya beda-beda yang sekarang disamakan, seperti yang dulu standarnya belum pas kini disamakan. “Saya minta sama Bu GM kemarin kita diskusi untuk fokus bapak ibu Puslit untuk kebun-kebun yang akan dibantu, isunya apa sih dikebun saya gitu kan,” jelasnya.

“Sulawesi ini isunya apa nah bersama-sama yang bahaya itu bapak ibu tidak tahu masalahnya yang mengganggap biasa. Yang menjadi kenapa produktivitas target tak tercapai,” ungkapnya.

“Baik tebu dan gula kan gitu. Pusli ini ibarat dokternya merekomendasikan apa langkah bapak ibu dikebun agar lebih baik, resep apa nih agar protasmu naik jadi semuanya dimonitor,”tandasnya.

Penulis: Amry Amas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.