Murid MIN 8 Bone Belajar Empati Lewat Doa dan Surat

oleh -921 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Penanaman karakter kepedulian dan empati sejak dini kembali ditunjukkan dalam proses pembelajaran di kelas V.B MIN 8 Bone. Melalui kegiatan sederhana namun sarat nilai, wali kelas V.B Andi Hamrianto berhasil menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menekankan sisi akademik, tetapi juga penguatan karakter mulia.

Salah seorang rang murid , Muh. Farid Athallah, diketahui sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Athallah nama sapaannya harus beristirahat total sehingga belum dapat mengikuti pembelajaran seperti biasa. Mengetahui kondisi tersebut, Andi Hamrianto mengajak seluruh murid untuk menunjukkan kepedulian kepada teman mereka melalui cara yang penuh makna. Senin, (17/11/2025).

BACA JUGA:  Polantas Bone Perketat Pengaturan Lalu Lintas Lewat Commander Wish Sore

Dalam suasana kelas yang haru dan hangat, beliau memimpin para murid untuk melantunkan sholawat sebagai doa bersama agar Athallah segera diberikan kesembuhan. Momen ini tidak hanya memperkuat spiritualitas murid, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan kasih sayang antar sesama.

Setelah itu, Andi Hamrianto membimbing seluruh murid menuliskan surat dukungan dan penyemangat untuk Athallah. Surat-surat tersebut berisi doa, harapan, serta ungkapan rindu dari teman-temannya. Salah seorang murid , Andi Azizah Humairah Akbar dkk menulis surat yang sangat menyentuh sebagai wujud perhatian dan empati kepada sahabatnya.

BACA JUGA:  Brimob Bone Kibarkan Bendera Merah Putih Di Puncak Lampoko, Danyon Ichsan; Belum Ada Apa-Apanya Dibanding Perjuangan Para Pahlawan

“Kami ingin murid -murid belajar bahwa peduli kepada sesama adalah bagian penting dari karakter. Teman itu keluarga di sekolah, dan ketika satu di antara mereka sakit, kita mendoakan serta memberikan semangat,” ucap Andi Hamrianto.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi teladan bahwa pendidikan karakter dapat dibangun melalui tindakan sederhana namun berdampak besar. MIN 8 Bone terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang bukan hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membentuk hati yang lembut, peka, dan penuh empati.

Semoga Muh. Farid Athallah segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali mengikuti pembelajaran serta berkumpul bersama teman-temannya di kelas V.B. (Tamzil/A. Anto)

BACA JUGA:  UPT SD Inpres 12/79 Biru II Laksanakan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI, Langkah Akhir Menuju Kelulusan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.