WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Lokakarya pengembangan modul ajar untuk program studi Teknologi Pendidikan, dilaksanakan di Novena Kamis, 06 November 2025 yang berfokus pada penyusunan bahan ajar yang efektif dan relevan dengan Standar Nasional Perguruan Tinggi (SN Dikti) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta mengintegrasikan dengan konsep Kampus Berdampak
Tujuan utama lokakarya ini meliputi; Mengevaluasi dan memperbarui kurikulum serta modul ajar yang sudah ada agar sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri;; Menyusun modul ajar baru yang terstruktur, komprehensif, dan mutakhir, berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang telah ditetapkan; Meningkatkan kompetensi dosen dalam merancang bahan ajar yang menarik, inovatif, dan berorientasi pada hasil belajar mahasiswa, sering kali dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran digital, imbuh Dr. Hj. Andi Suwarni, S.Pd., M.Hum sebagai Ketua PP-PTS (Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta).

Pemateri dari lokakarya ini adalah pakar kurikulum dari Universitas Hasanuddin, Prof. Yusring Sanusi Baso, S.S.,M.App.Ling. yang memberikan materi terkait penyusunan modul ajar dan modul praktikum. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu dosen dan staf pengajar dari program studi Teknologi Pendidikan. Para pimpinan, Kepala lembaga/biro/unit dan ketua program studi Teknologi Pendidikan.
Hasil yang diharapkan
setelah lokakarya program studi Tekpen ini diharapkan memiliki dokumen modul ajar yang telah direvisi atau baru, siap digunakan dalam proses perkuliahan. Selain itu, peta kedudukan modul dalam keseluruhan mata kuliah (peta kurikulum).
Serta, rencana tindak lanjut untuk implementasi, uji coba, dan evaluasi berkelanjutan terhadap modul ajar yang dikembangkan, ungkap Rektor UNIM Bone.
Lokakarya ini merupakan kegiatan rutin dan penting dalam siklus peningkatan mutu pendidikan tinggi di FKIP UNIM Bone, yang diselenggarakan baik secara internal oleh program studi/fakultas/universitas maupun dengan dukungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah IX, tambah Dekan FKIP dan juga sebagai Ketua PP-PTS. (Ipp)








