BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di era industri hijau, Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja Bidang Ketahanan Pangan di Baruga Latea Riduni, Watampone.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama pada pilar pembangunan yang menekankan penguatan ketahanan pangan nasional, hilirisasi sumber daya alam, dan peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Perangkat Daerah, BPJS Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, serta organisasi non-pemerintah (NGO) yang selama ini berperan dalam pemberdayaan tenaga kerja dan pembangunan ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Kabid Pembinaan Kompetensi dan Pengembangan Tenaga Kerja, Ir. Andi Hendra Setiawan, S.Pt., M.Si., IPM, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara arah kebijakan nasional dan visi daerah.
“Kegiatan ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja yang terampil, tetapi juga membentuk mindset baru tentang pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan ketahanan pangan berbasis kompetensi tenaga kerja akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekonomi hijau yang tangguh dan berkeadilan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone, Andi Muchlis, S.STP., MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
“Peningkatan kompetensi tenaga kerja adalah langkah konkret mempersiapkan SDM Bone menghadapi arah pembangunan nasional ke depan. Kami ingin tenaga kerja Bone tidak hanya siap kerja, tetapi juga berkarakter dan adaptif terhadap perubahan industri,” ujarnya.
Andi Muchlis juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas akses pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Universitas Hasanuddin, yakni Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M.Si., IPU., ASEAN Eng. dari Puslitbang Sentro LPPM Unhas dan Prof. Dr. Ir. Sri Purwanti, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng. dari Lembaga Sertifikasi Profesi Unhas. Keduanya membahas arah kebijakan ketenagakerjaan nasional, mekanisme sertifikasi kompetensi, serta strategi pengembangan SDM sektor ketahanan pangan berbasis ekonomi hijau.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta sepakat untuk menjadikan peningkatan kompetensi tenaga kerja sebagai gerakan kolektif. Semangat ini menjadi cerminan komitmen bersama dalam mewujudkan Bone yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan visi Pemerintah Daerah menuju Bone Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan. (Ag)







