Bupati Bone Tinjau Menu MBG, Pastikan Anak-Anak Terpenuhi Gizinya

oleh -1,271 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Desa Tirong, Kecamatan Palakka, terasa berbeda Senin (15/9/2025). Ratusan warga, siswa sekolah, dan undangan tampak antusias menyambut peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Yasika Center Indonesia yang diresmikan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.

SPPG ini menjadi wujud nyata implementasi program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Peresmian tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Muhammad Ishak, S.Sos., M.Sos., Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi Demokrat H. Syahrir, para mitra MBG, Tripika Kecamatan Palakka, sejumlah kepala OPD, perwakilan TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya. Hadir pula Kadis Kesehatan drg. Yusuf, Kadis Pertanian Nurdin, Kadis Kominfo Anwar, S.H., M.H., dan Kadis Bina Marga H. Askar.

BACA JUGA:  Fun Gowes di Pattallassang Gowa, Dansat Ridwan Wacanakan Tempat Pemakaman Keluarga Brimob Polda Sulsel

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone meninjau langsung dapur serta menu makanan yang akan disiapkan bagi siswa penerima program MBG. Ia menegaskan pentingnya kehadiran SPPG sebagai garda depan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“SPPG ini bagian dari ikhtiar kita, memastikan anak-anak kita gizinya terpenuhi sehingga ke depan Bone memiliki SDM yang sehat dan berkualitas,” ujar Bupati Asman.

Tak hanya fokus pada gizi, ia menekankan agar SPPG juga mampu memberi dampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Menurutnya, tenaga kerja yang dilibatkan sebaiknya berasal dari keluarga kurang mampu hingga eks narapidana, yang dilatih dan diberdayakan oleh dinas terkait.

BACA JUGA:  Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Soppeng, Danyon Ichsan : Wujud Simpati Personel Brimob Bone

Bupati Asman juga meminta agar rantai pasok kebutuhan MBG dioptimalkan melalui kerja sama lintas sektor. Misalnya, Dinas Ketenagakerjaan melatih tenaga kerja agar lebih terampil, sementara Dinas Pertanian berperan menyiapkan beras dan bahan pangan untuk kebutuhan dapur SPPG.

Ia pun mengingatkan agar dilakukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat sehingga program MBG ini dapat dipahami dengan benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dengan hadirnya SPPG di Palakka, Pemerintah Kabupaten Bone optimis program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif: meningkatkan kesehatan anak-anak sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. (Ag)

BACA JUGA:  SAR Brimob Bone “Geruduk” Lokasi Kebakaran Di Bajoe, Ternyata Ini Tujuannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.