SMP Islam Athirah Bone Raih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Museum

oleh -32 x dibaca

WATAMPONE, TRINUNBONEONLINE.COM–Tim SMP Islam Athirah Bone berhasil mengukir prestasi gemilang pada gelaran Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) Kabupaten Bone Tahun 2025 yang digelar di Museum Lapawawoi, Kamis (28/8). Tiga pelajar andalan, Ahmad Huzein Djasman, Rayhan Achmad, dan Sri Mutia Lestari, sukses meraih predikat Juara 1 setelah menumbangkan tim tangguh dari MTs Al Junaidiyah Biru dan MTsN 1 Bone dengan selisih poin yang cukup signifikan.

Di balik kemenangan tersebut, tersimpan kisah perjuangan dan semangat belajar. Salah satu anggota tim, Rayhan Achmad, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Pelajar kelas VIII Ar Rasyid ini mengaku sempat merasa tegang di babak awal, namun berkat persiapan matang dan kepercayaan diri, ia bersama rekan-rekannya berhasil melaju hingga puncak kemenangan.

BACA JUGA:  Mahasiswa IAIN Bone Gelar Observasi Di MI Arrahman Pajekko 

“Alhamdulillah, senang sekaligus bangga. Ini prestasi pertama saya di Athirah Bone. Sempat tegang waktu awal-awal, tapi alhamdulillah bisa sampai juara,” ujar Rayhan yang dikenal sebagai penghafal 4 Juz Al-Qur’an itu dengan senyum sumringah.

Kebanggaan juga dirasakan oleh pihak sekolah. Erwin, S.Pd., Gr., M.E, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum yang turut mendampingi tim, menyebut kemenangan ini bukan semata hasil kerja keras beberapa minggu, melainkan buah dari budaya literasi yang telah terbangun di SMP Islam Athirah Bone.

“Kami bersyukur dan sangat puas atas capaian ini. Persiapan yang baik tentu berperan, tetapi lebih dari itu, budaya membaca dan rasa ingin tahu terhadap sejarah yang kami tanamkan pada siswa menjadi kunci keberhasilan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  SMAN 14 Bone Meraih Predikat Sekolah ”BERSINAR”

LCCM 2025 sendiri merupakan kompetisi tahunan yang digelar oleh UPT Museum Lapawawoi Bone dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia. Ajang ini melibatkan pelajar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Bone dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone.

Tujuannya jelas: menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap museum, sejarah, dan budaya bangsa, sekaligus memberikan ruang kompetisi yang edukatif dan bermakna.

Prestasi ini bukan hanya kemenangan bagi tim SMP Islam Athirah Bone, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa museum tidak sekadar ruang sunyi berisi benda bersejarah, melainkan sumber pengetahuan yang bisa mengasah kecerdasan, kreativitas, dan kebanggaan generasi muda Bone. (*)

BACA JUGA:  Bikin Bangga! Murid MIN 8 Torehkan Prestasi di Kejuaraan Renang Antar Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.