SDIT Rabbani Hadirkan Pengalaman Belajar di Politeknik KP

oleh -34 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–SDIT Rabbani Bone kembali menghadirkan pengalaman belajar berbeda bagi muridnya. Puluhan murid kelas 6 putra dan putri mengikuti kegiatan Outing Class di Kampus 1 Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Kamis (28/08/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan serta memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, para murid diajak meneliti berbagai bidang ilmu yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan.

Beberapa materi yang dipelajari antara lain budidaya ikan, pembuatan Batik Mangrove, serta pengenalan alat selam dan navigasi. Semua materi dipandu langsung oleh tenaga pendidik dan instruktur dari politeknik, sehingga anak-anak dapat memahami teori sekaligus praktiknya.

BACA JUGA:  KKN Angkatan Pertama Resmi diterima di Bone, Dosen UNIVERAL Melaksanakan Pengabdian Masyarakat

Antusiasme murid terlihat sejak awal kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga ikut mencoba praktik langsung, mulai dari cara mengelola kolam ikan, proses pewarnaan batik dengan bahan mangrove, hingga mengenal berbagai peralatan selam modern yang biasa digunakan penyelam profesional.

Kepala SDIT Rabbani Bone, Ustaz Andi Tajuddin, mengatakan bahwa kegiatan Outing Class ini menjadi sarana pembelajaran penting bagi murid kelas 6.

“Melalui pengalaman langsung seperti budidaya ikan, Batik Mangrove, serta pengenalan alat selam dan navigasi, kami berharap anak-anak dapat memperluas wawasan, menumbuhkan kecintaan pada ilmu pengetahuan, sekaligus memupuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UINAM Angkatan 75 Gelar Sosialisasi Pola Hidup Sehat di Desa Tellongeng Mare

Sementara itu, Rafi Ohorella, S.STP.I., M.Si., mewakili pihak Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan minat generasi muda, khususnya dalam bidang kelautan, perikanan, serta pelestarian lingkungan.

“Sejak dini, anak-anak perlu dikenalkan pada dunia kelautan yang sangat kaya di Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan Outing Class ini ditutup dengan sesi refleksi bersama antara guru, murid, dan pihak politeknik. Para murid mengaku senang serta mendapatkan banyak pengetahuan baru. Diharapkan melalui kegiatan ini, mereka semakin termotivasi untuk terus belajar dan menjaga kelestarian sumber daya alam di sekitar mereka. (Ag)

BACA JUGA:  Siapa Paling Layak Nahkodai PGRI Bone? Tiga Figur dan Cerita Perjuangannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.