BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan, Danramil 11/Barebbo Kapten Arh Darwis menghadiri kegiatan Doa dan Dzikir bersama dalam rangka memperingati satu dekade berdirinya Madrasah Hafizh Qur’an (MHQ) Desa Bulu Bulu, Kecamatan Tonra. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025, pukul 17.45 WITA di Masjid Ibadurrahman, Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo.
Acara yang sarat dengan nilai-nilai religius ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pimpinan MHQ Desa Bulu Bulu Ust. Kamaluddin Marsus, S.Pd.I, Purnabakti Guru SMA 2 Mare sekaligus Pengawas Sekolah Bidang SMA Drs. H. Husain, M.Pd, serta Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Barebbo Abu Bakar, SH., M.Si, yang mewakili Camat Barebbo.
Turut hadir pula Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Aiptu H. Muh. Anas mewakili Kapolsek Barebbo, Kepala KUA Kec. Barebbo Andi Syarifuddin, S.Ag., Kepala UPT BLUD Puskesmas Barebbo Sriyanti, S.Kep., NS., Kepala UPT PPKB Kec. Barebbo Ambo Sakka, S.Pd.I., serta Lurah Apala H. Andi Musa Ellyas, SE.
Tak hanya itu, jajaran personel Koramil 11/Barebbo dan Polsek Barebbo masing-masing mengerahkan tiga orang anggotanya untuk turut mengamankan dan memeriahkan acara. Sekitar 800 peserta yang terdiri dari santri dan santriwati MHQ, orang tua, tokoh agama, masyarakat umum, serta tamu undangan dari empat kecamatan, yakni Barebbo, Sibulue, Cina, dan Mare, memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Danramil 11/Barebbo Kapten Arh Darwis menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap peran Madrasah Hafizh Qur’an dalam membina generasi muda yang Qur’ani dan berakhlak mulia.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut diapresiasi. MHQ telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an dan bermoral tinggi. Kami dari TNI siap bersinergi untuk mendukung pembinaan karakter anak bangsa melalui jalur keagamaan seperti ini,” ujar Kapten Darwis.
Momentum satu dekade MHQ ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga refleksi atas peran madrasah dalam mendidik dan membimbing anak-anak untuk menjadi penghafal Al-Qur’an serta insan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Acara ditutup dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ust. Kamaluddin Marsus menciptakan suasana spiritual yang khusyuk dan penuh haru. (Tamzil)