Berdayakan Peternak Ayam Semoga Jaya, Tim PKM UNIM Bone Hadirkan Inovasi Teknologi Smart Feed Grinder

oleh -623 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Upaya pemberdayaan peternak lokal kembali digaungkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tim multidisiplin ini sukses mencuri perhatian nasional dengan gagasan inovatif bertajuk “Eco-Feed Community: Ransum Organik Agro-Waste sebagai Preventif Runting Stunting Syndrome pada Ayam Pedaging Semoga Jaya dengan Teknologi Smart Feed Grinder” dan berhasil mendapatkan pendanaan bergengsi dari Direktorat Belmawa Kemendiktisaintek.

Berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya kualitas pakan dan tingginya angka Runting Stunting Syndrome (RSS) pada ayam pedaging milik peternak di Komunitas Semoga Jaya, tim ini menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna. Mereka mengolah limbah pertanian seperti sekam padi dan tongkol jagung menjadi ransum organik berkualitas menggunakan alat inovatif Smart Feed Grinder. Teknologi ini dirancang untuk membantu peternak dalam memproduksi pakan mandiri yang hemat biaya, ramah lingkungan, dan bernutrisi tinggi.

BACA JUGA:  Universitas di Bone Pecahkan Rekor, Loloskan 37 Proposal PKM dan Menjadi Juara 1 Se- LLDIKTI IX

Kolaborasi lintas program studi antara mahasiswa Teknologi Hasil Peternakan, Agroteknologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, hingga Pendidikan Bahasa Indonesia memperkuat riset ini dari aspek teknis, edukatif, dan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antar disiplin ilmu dapat menghasilkan inovasi yang aplikatif sekaligus berkelanjutan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pembimbing, Dr. Muh. Safar, S.Pd., M.Pd., seorang pakar peternakan dan pengolahan limbah yang terus memberikan arahan dalam pengembangan konsep dan implementasi lapangan. Tim juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Belmawa Kemendiktisaintek atas dukungan pendanaan, Epicentrum UNIM Bone atas pelatihan dan pendampingan intensif, serta seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bone yang selalu menjadi ruang tumbuh dan inovasi bagi mahasiswa.

BACA JUGA:  Transformasi Daun Serai dan Jeruk Nipis Sebagai Imbre Liquidum Anti Nyamuk Mendapatkan Pendanaan PKM-PM Untuk Mendukung Desa Polewali Bebas DBD

“Kami ingin peternak tidak lagi bergantung pada pakan pabrikan mahal, tapi bisa memanfaatkan potensi lokal dengan teknologi yang mudah diakses” ujar Muh. Asdar salah satu anggota tim penuh semangat (9/7/2025).

Diharapkan, proyek ini menjadi awal dari transformasi ekonomi peternak lokal, serta menjadi model inspiratif dalam penerapan teknologi berbasis agro-waste yang berdaya guna tinggi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.