Bupati Bone Pecat Dua PNS Tak Disiplin

oleh -324 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Suasana halaman Kantor Bupati Bone di Jalan Ahmad Yani tampak lebih khidmat dari biasanya Selasa pagi (8/4/2025). Di bawah langit cerah pasca Idulfitri 1446 Hijriah, para aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone berbaris rapi mengikuti apel pagi perdana usai libur Lebaran.

Dipimpin langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., apel tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., Plt Sekda Bone Andi Saharuddin, S.STP., M.Si., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian, hingga ASN dari berbagai satuan kerja.

BACA JUGA:  Jumat Berkah, Polantas Bone Berbagi Dan Beri Edukasi Masyarakat

Namun, apel yang biasanya menjadi ajang silaturahmi usai Lebaran, kali ini dibarengi dengan pesan tegas dari orang nomor satu di Kabupaten Bone. Bupati Andi Asman mengumumkan pemecatan dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Bone, masing-masing berinisial M dan MI, karena dinilai tidak disiplin.

“Kita lihat ada yang diberhentikan melalui SK Bupati karena dalam kurun waktu tertentu tidak masuk kantor tanpa alasan yang sah. Itu sudah menyalahi aturan dan wajib diberhentikan,” tegas Bupati di hadapan seluruh peserta apel.

Dengan nada serius namun tetap terukur, Bupati Andi Asman menyampaikan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk ketegasan dan pembelajaran bagi ASN lainnya. Ia menekankan bahwa Pemkab Bone tak bisa lagi mentoleransi sikap abai terhadap tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Gelar Pertemuan Lintas Sektoral, Ini Tujuannya

“Kita mengelola anggaran sebesar Rp1,8 triliun setiap tahun hanya untuk membayar gaji pegawai. Jika ada yang tidak disiplin, maka harus diberhentikan. Ini bentuk keadilan bagi mereka yang bekerja dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Selain mengungkapkan kedisiplinan PNS, Bupati juga menyentil pegawai non-ASN agar senantiasa menjaga etos kerja. Ia mengingatkan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal integritas dan tanggung jawab.

Usai apel, beberapa ASN mengaku terkejut namun juga mendukung langkah Bupati. “Ini peringatan bagi kita semua. Jangan anggap remeh aturan. Kalau kita digaji dari uang rakyat, kita harus bekerja untuk rakyat,” ujar salah seorang staf OPD.

BACA JUGA:  Rachita Group Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah kepada Murid UPT SDI 4/82 Biru

Apel pagi itu menjadi lebih dari sekadar rutinitas. Ia menjadi momentum reflektif sekaligus awal komitmen baru: bahwa membangun Bone dimulai dari kedisiplinan dan keteladanan di lingkungan birokrasi sendiri. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.