Malam Ramah Tamah Posko 11 Desa Tellongeng, Kebersamaan Dalam Kenangan

oleh -1,080 x dibaca

MARE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Posko 11 KKN Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Desa Tellongeng Kecamatan Mare Kabupaten Bone menggelar acara malam ramah tamah yang penuh kehangatan dengan dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua BPD, Imam Desa, Imam Dusun, para Kepala Dusun, staf desa dan warga masyarakat desa setempat, Ahad 8 September 2024.

Meski sempat diguyur hujan, acara yang dimulai dengan penampilan qasidah, pemutaran video dokumentasi kegiatan KKN serta pementasan A’ngaru oleh Koordes membuat kegiatan yang terlaksana penuh dengan nuansa kebersamaan tersebut berlangsung semarak dan khidmat.

BACA JUGA:  SMAN 5 Bone Cetak Prestasi Gemilang, Lulusan Bebas Tes Masuk PTN Lewat Jalur UTBK-SNBT, Bupati Bone Puji Kualitas Akademik dan Karakter Siswa

“Terima kasih dan apresiasi kepada semua mahasiswa (wi) UINAM yang selama ini telah melaksanakan KKN di Desa Tellongeng. Insya Allah apa yang sudah dilaksanakan membawa banyak manfaat serta menjadi kesan tersendiri bagi kami dan segenap warga masyarakat,” ucap Kades Tellongeng Paturungi, S.Pd.

Mahasiswa KKN UINAM, Ripa mengatakan kalau selama pelaksanaan KKN sampai puncak acara malam ramah tamah menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi dirinya beserta teman-teman KKN posko 11.

“Selama ini semangat kebersamaan dan persaudaraan senantiasa terjaga dengan baik hingga dipuncak acara malam ramah tamah berakhir. Pastinya ini menjadi kesan dan kenangan tersendiri bagi kami semua beserta segenap yang hadir pada malam tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Terbukti dan Tidak Diragukan Lagi!!!! UNIM Bone Kembali Lolos Pendanaan PKM 2025, Duduki Peringkat ke 6 Dari Seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia 

Mahasiswa lainnya, Yus mengungkapkan jika pelaksanaan malam ramah tamah sarat dengan makna. Bahkan, tidak sedikit dari yang hadir tak kuasa menahan air mata keharuan menyadari kalau masa bakti peserta KKN UINAM angkatan 75 segera berakhir.

“Selama pelaksanaan KKN, kita telah berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat setempat. Tali persaudaraan diantara kami pun sudah terjalin dengan erat. Pastinya rasa berat sangat terasa diantara kami untuk saling berpisah. Itulah yang membuat kami dan warga yang hadir banyak meneteskan air mata keharuan,” ungkapnya. (edy)

BACA JUGA:  SDI 5/81 Timusu Juara 1 Tingkat Kecamatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.