Tim PKM-RSH UNIM Bone Mengukir Inovasi Pendidikan Revolusioner dengan Mengintegrasikan Cerita Rakyat Bugis Bone Kajaolaliddong dalam Pembelajaran Melalui Platform Metaverse

oleh -690 x dibaca

LIBURENG, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dunia pendidikan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat. Salah satu contoh terbaru dari kolaborasi yang menggembirakan antara tradisi dan teknologi adalah pencapaian luar biasa yang diukir oleh Tim Penelitian Karya Mahasiswa Riset, Sosial, dan Humaniora (PKM-RSH) dari Universitas Muhammadiyah Bone.

Melalui kombinasi unik antara cerita rakyat Bugis Bone Kajaolaliddong dan platform metaverse, mereka berhasil menciptakan inovasi pendidikan revolusioner yang menggugah minat belajar dan menghidupkan kembali kearifan lokal.

Adapun lokasi riset yang akan menjadi lokasi penelitian tim PKM-RSH UNIM Bone yaitu di salah satu SMP yang berada di Desa Mario, Kecamatan Libureng, Kab. Bone adalah SMP Negeri 2 Libureng.

Cerita rakyat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya suatu masyarakat. Namun, dalam era digital ini, tantangan muncul untuk menjaga agar warisan budaya tetap relevan dan menarik bagi generasi yang lebih muda.

BACA JUGA:  Wujudkan Indonesia Sehat Bebas Polusi, Mahasiswa KKN IAIN Bone Hijaukan Kajuara

Inilah yang mendorong Tim PKM-RSH UNIM Bone untuk berpikir di luar kotak dan merancang pendekatan baru dalam pembelajaran.

Cerita rakyat Bugis Bone Kajaolaliddong, yang telah diturunkan dari generasi ke generasi, memiliki makna mendalam yang terkait dengan sejarah dan nilai-nilai masyarakat Bugis Bone. Tim PKM-RSH UNIM Bone memiliki visi untuk membawa cerita ini ke dalam dunia modern tanpa mengurangi esensinya.

Dengan penggunaan teknologi metaverse, mereka menciptakan lingkungan virtual di mana pelajar dapat merasakan dan berinteraksi dengan cerita ini secara langsung.

Platform metaverse memungkinkan pengguna untuk terlibat dalam dunia digital tiga dimensi yang menggabungkan elemen dunia nyata dan imajiner. Melalui pengintegrasian cerita rakyat Bugis Bone Kajaolaliddong dalam metaverse, pelajar dapat berjalan melalui pemandangan desa, berinteraksi dengan karakter cerita, dan bahkan mengalami peristiwa dalam cerita dengan cara yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.

BACA JUGA:  Menjaga Kebugaran Jasmani, MI Arrahman Pajekko Laksanakan Senam Pagi

Salah satu aspek menarik dari inovasi ini adalah kemampuannya untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan interaktif. Pelajar tidak hanya mendengar cerita secara pasif, tetapi mereka juga menjadi bagian dari narasi. Hal ini dapat meningkatkan daya ingat, pemahaman, dan minat belajar siswa secara signifikan.

Keren, ketua Tim PKM-RSH UNIM Bone, menjelaskan, kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk memperkaya pendidikan, bukan menggantikannya. Dengan mengintegrasikan cerita rakyat Bugis Bone Kajaolaliddong dalam platform metaverse. “Kami ingin membantu siswa merasakan keindahan budaya lokal mereka dengan cara yang baru dan menarik,”ungkapnya Selasa (10/10/2023).

BACA JUGA:  Personil Polsek Barebbo Hadiri Dzikir Bersama Tripika 

Pencapaian Tim PKM-RSH UNIM Bone ini menunjukkan potensi besar dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan di era digital. Kolaborasi antara budaya dan teknologi dapat menciptakan sinergi yang kuat, memungkinkan generasi muda untuk tetap terhubung dengan akar budaya mereka sambil tetap berinovasi dalam pembelajaran.

Dengan langkah berani ini, Tim PKM-RSH UNIM Bone telah membuka jalan menuju pendidikan yang lebih inklusif, inspiratif, dan berdaya guna. Harapan mereka adalah agar inovasi ini dapat mengilhami lembaga pendidikan lainnya untuk menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi mutakhir, membentuk para pembelajar masa depan yang tangguh dan berpengetahuan luas. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.