BENGO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kebakaran terjadi di Dusun Maccedde, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Senin (14/9/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.45 Wita itu menghanguskan satu rumah tinggal milik Sinring (70), seorang petani.
Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar mengatakan, kebakaran bermula saat korban membakar tempat bertelur ayam yang banyak terdapat kutu.
Setelah membakar tempat bertelur ayam tersebut, korban kemudian pergi mandi di kamar mandi. Saat korban sedang mandi, seorang saksi tiba-tiba datang dan memberitahukan adanya kobaran api di area dapur.
“Pemilik rumah sedang membakar tempat telur ayam karena banyak kutu ayam, kemudian mandi di kamar mandi. Tiba-tiba saksi datang menyampaikan ada kobaran api di area dapur,” kata Rayendra.
Api diduga berasal dari jerami yang ikut terbakar bersama tempat bertelur ayam.
Kobaran api kemudian menjalar ke bagian atap dapur hingga menyebabkan sebagian bangunan terbakar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan mesin pompa pertanian.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Lappariaja tiba di lokasi. Damkar milik Yonarmed 21/Kawali juga turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Berkat upaya warga dan petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas ke bagian rumah lainnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, sejumlah barang milik korban ikut terdampak kebakaran.
Di antaranya atap dapur rumah, kulkas, mesin cuci, gabah, serta uang tunai yang dilaporkan mencapai Rp50 juta. Total kerugian materiel akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Rayendra mengatakan penyebab kebakaran tersebut masih berdasarkan dugaan awal.
“Adapun penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal dan selanjutnya dapat dilakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian,” ujarnya.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara kondisi di lokasi saat ini telah berhasil dikendalikan dan seluruh pihak yang berada di sekitar lokasi dalam keadaan selamat.
Kapolres Bone Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran Rumah
Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah yang dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari kelalaian kecil.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan keluarga, lingkungan dan harta benda dari ancaman kebakaran.
Kapolres Bone meminta masyarakat memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi baik serta selalu mematikannya setelah selesai digunakan.
Masyarakat juga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala dan menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan.
Selain itu, peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik.
Warga juga diingatkan tidak meninggalkan lilin atau sumber api lainnya dalam kondisi menyala tanpa pengawasan serta menjauhkan benda yang mudah terbakar dari sumber panas.
“Seluruh masyarakat kami imbau untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran demi menjaga keselamatan keluarga, lingkungan, serta harta benda. Tetap waspada dan utamakan keselamatan keluarga,” ujar AKBP Astoto Budi Rahmantyo.
Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera mengevakuasi seluruh anggota keluarga menuju tempat yang aman. Setelah memastikan keselamatan, warga dapat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran maupun Kepolisian untuk mendapatkan penanganan.
Untuk laporan atau bantuan terkait kebakaran, masyarakat dapat menghubungi pihak Pemadam Kebakaran. Sementara untuk layanan Kepolisian, masyarakat dapat menghubungi 110. (Red)







